Keturunan Raja Datu Alumniate Sinaga Menggelar Partangiangan Bona Taon


Suaratapian.com JAKARTA-Bona Taon adalah budaya Batak, dahulu kala disebut mangase taon atau perayaan Tahun Baru Batak. Sejak dulu Bona Taon mengandung beberapa tujuan yang dianggap bisa memulihkan keselarasan manusia dengan alam semesta. Perhelatan budaya seperti ini menjadi ruang merenung bagi manusia Batak pada Sang Pencipta. Tetapi, sekarang ini, setelah agama Kristen masuk ke tanah Batak, acara ritus Bona Taon diganti menjadi acara budaya sekaligus ajang kebaktian gerejawi bagi marga-marga Batak Kristen. Acara ini digelar sebagai perhelatan untuk membangun kebersamaan antara sesama satu keturunan nenek-moyang.

Tentu saat ini bukan hanya marga-marga yang menggelar acara Bona Taon, sudah sampai di tingkat punguan ompu-ompu. Salah satunya punguan Ompu yang menggelar Partangiangan adalah Pomparan Raja Datu Alumniate Sinaga se-Jabodetabek, kemarin, Minggu, (26/7/19). Bertempat di Gedung Pertemuan Sejahtera, Jl. Raya Pondok Gede, Jakarta Timur. Acara dimulai dengan kebaktian, baru dilanjutkan dengan acara Bona Taon. Dalam kebaktian pengkhotbah Pdt. Dr Martin Lukito Sinaga. Pendeta Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) yang juga dosen di Sekolah Tinggi Teologi Jakarta atau Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Jakarta saat ini.

Perlu juga diberitahu sekilas, asal Bona Pasogit dari Raja Datu Alumniate Sinaga dari Urat, Samosir. Saat ini keturunannya sudah ada di berbagai penjuru negeri ini. Sementara itu, Pnt. Sahat Sinaga, Ketua Punguan Pomparan Raja Datu Alumniate Sinaga se-Jabodetabek menyebut, bahwa Bona Taon ini digelar sebagai menumbuhkan spirit. “Membangun kebersamaan ini penting seiring dibuat untuk membangun kebersamaan dan kekompakan antara sesama keturunan Pomparan Raja Datu Alumniate Sinaga.”

“Ada sukacita ketika kami Pomparan Raja Datu Alumniate Sinaga dohot Boruna beribadah syukur karena sungguh kami merasakan alangkah baiknya dan indahnya kesehatian, apabila kita sesama saudara-saudara satu nenek-moyang yang masih sangat dekat bersama-sama duduk dengan rukun dan bersama-sama bersukaria untuk beribadah kepada Tuhan,” ujar mantan Sekretaris Jenderal Partai Damai Sejahtera (PDS), sekarang Sekretaris Jenderal Nasional Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PNPS GMKI).

Hadir ratusan orang keturunan dari Raja Datu Alumniate Sinaga yang ada di Jabodetabek. Walau demikian masih ada juga yang belum bisa sempat hadir mengikuti kebaktikan syukur ini. Oleh karena acara ini sukses, maka ke depan diharapkan acara seperti ini digelar kembali dan dihadiri lebih banyak orang. Ketua Panitia Drs. M Sinaga/ Br Sitompul (Ompu Ni Si Marvel) berharap acara seperti ini perlu digelar, paling tidak sekali dalam dua tahun. Dia berharap sukacita seperti ini perlu sering digelar untuk seluruh Pomparan Datu Alumniate Sinaga Se-Jabodetabek, agar semakin solid dan makin kompak dan juga saling-mengasihi dan saling peduli satu sama lain. (Red)

Please follow and like us:
0

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.