Dahulu Satpam dan Cleaning Service, Kini Jadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Subang

suaratapian.com JAKARTA– Ketua Pengadilan Negeri Subang R. Hendral, SH.,MH melantik dan mengambil sumpah jabatan Derman P. Nababan, SH MH, menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Subang Kelas I B di Aula PN Subang, Jumat, (08/11/19). Acara tersebut dihadiri Kapolres Subang dan Kajari Subang serta Ketua PA Subang. Dalam sambutannya R. Hendral, mengatakan, selamat dan sukses kepada Derman yang baru dilantik menjadi WKPN, dan meyakini Derman akan melengkapi kepemimpinan PN Subang, khususnya sebagai Koordinator Pengawasan. “Dengan dilantiknya saudara Derman, maka PN Subang akan semakin maju dalam mewujudkan peradilan yang modern berbasis teknologi informasi, khususnya dalam mengaplikasikan e-cort,” ujarnya. Dia menambahkan, sejak Januari 2020, PN Subang wajib mengimplementasikan e-litigasi, sebagaimana kebijakan YM Ketua Mahkamah Agung R.I karena itu peran Derman sebagai WKPN sangat strategis dalam membantu Ketua PN untuk mensosialisasikan kepada Aparat PN Muara Bulian, tegasnya.

Sementara itu, dalam acara ramah-tamah, Derman P. Nababan, mengatakan, sejak kecil tak pernah terpikir menjadi Hakim apalagi menjadi pimpinan pengadilan. “Ketika masuk SMA saya memilih jurusan IPA (A.1) pada tahun 1988 di SMA Negeri Siborongborong, dengan harapan bisa menjadi Sarjana Pertanian, mengingat orangtua saya sebagai petani kecil. Namun, saya tidak diterima di perguruan tinggi negeri. Atas dorongan orang tua, saya juga pernah mengikuti seleksi Calon Tamtama PK TNI AD di Padang, Sumatera Barat, namun masih pada test kesehatan sudah dinyatakan gagal,” kenang Derman.

Lebih lanjut, suami dari Rumata Rosininta Sianya, Jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat tersebut menjelaskan, sempat dua kali mengikuti test PNS di Departemen Kehakiman Sumatera Utara dan CPNS di Kodam I/BB Medan, namun keberuntungan belum berpihak kepadanya. Terakhir pada tahun 1993 Derman diterima menjadi CPNS Golongan I B, di PTUN Medan, sebagai tenaga Satpam dan Cleaning Service dengan gaji 52 rupiah.

Lebih jauh, ayah dua orang anak tersebut menjelaskan, Pekerjaan sebagai satpam dan cleaning service terlalu berat, lalu atas dorongan Bpk. Dr. Lintong O. Siahaan, SH.,M.H, Ketua PTUN Medan waktu itu, Derman mendaftar Kuliah Mahusor, Mahasiswa Hukum Sore di salah satu PTS di Medan. Lulus kuliah, tahun 1999 Derman diterima jadi Calon Hakim. Bulan Januari 2002 dilantik menjadi Hakim di PN Padang Sidempuan. Bulan April 2007 dipindah tugas ke PN Tarutung. Bulan Juli 2010 dipindah tugas ke PN Jepara. Bulan Juli 2012 dipindah tugas ke PN Lubuk Pakam. Bulan Agustus 2015 promosi menjadi Wakil Ketua di PN Balige, dan tanggal 25 November 2016 sampai Oktober 2019 menjadi Ketua PN Muara Bulian di Provinsi Jambi.

“Saya berterima kasih kepada Tuhan, kepada kedua orangtua, walaupun sebagai petani kecil, selalu berjuang buat kami anak-anakmu. Kepada mertua, khususnya kepada istri dan kedua anak saya yang mendukung dan menyemangati setiap hari. Juga terima kasih kepada Pimpinan Mahkamah Agung yang memberi kepercayaan atas promosi jabatan ini, dan Kepada Bapak Ketua PN Subang, yang berkenan melantik saya, saya siap membantu Ketua dalam memimpin PN Subang, mohon bimbingannya Pak Ketua,” ujar Derman ayah Tifany Saulina Nababan, mahasiswa Teknik Elektro ITB, mengakhiri sambutannya.

Sebagai Hakim, Derman telah mengantongi Sertifikat Mediator, Sertifikat Hakim Anak dan Sertifikat Hakim Lingkungan Hidup.

Derman, ketika bertugas PN Lubuk Pakam menjadi hakim anggota memvonis Seumur Hidup 4 (empat) orang kurir 4,2 ton ganja, yaitu Muhajir, Fadli Fauzi, Mursyal dan Zulkifli (4/8/15), hukuman 20 tahun penjara bagi terdakwa Retno Ardiansyah alias Retno (24/4/2015) karena melakukan pembunuhan terhadap korban Ali Sajiman alias Jono terkait masalah Shabu-shabu, hukuman 20 tahun terhadap Santi Magdalena Manurung (28/8/13) karena melakukan penculikan dan pembunuhan anak balita Shelo Alviano Nababan.

Di PN Balige Derman menjadi Hakim Ketua yang menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Dusun Simanullang (Selasa 2/2/16) karena membunuh pasutri yang sudah lanjut usia (masih pamannya), dan juga sebagai Ketua Majelis yang membebaskan aktifis lingkungan Hidup dan Tanah Adat di Sumatera Utara, Sanmas Sitorus (25/1/16), perkara yang cukup mendapat perhatian publik pada waktu itu, karena Sanmas berhadapan dengan PT. Toba Pulp Lestari (Tbk). Di PN Muara Bulian Derman juga menjadi Hakim Ketua yang memvonis penjara seumur hidup Terosman alias Mansur yang melakukan pembunuhan sadis disertai aksi kanibal terhadap majikannya Dasrullah, pengusaha sawit. Sebagaimana direlease dari PN Subang Subiar Teguh Wijaya, S. H.

Acara pelantikan berlangsung sederhana, juga dihadiri Sabam Sopian Silaban, Praktisi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penulis Buku Best Seller “Siswa di Atas Garis” yang diterbitkan Penerbit Gramedia, Jakarta. Menurut Sabam, semangat seperti ini patut menjadi inspirasi. “Semangat seperti ini mestinya menjadi inspirasi bagi kita. Sikap perjuangannya dari seorang yang biasa-biasa menjadi orang yang luarbiasa,” ujar Motivator. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.