GAMKI Kota Bekasi Gelar Bincang-bincang Kepemudaan

suaratapian.com Masih dalam suasana spirit gelora Sumpah Pemuda, 89 tahun lalu, tepatnya 28 Oktober 1928 para Pemuda membulatkan tekad menjadi kekuatan penggerak untuk mencapai cita-cita kemerdekaan. Kemarin, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Bekasi menggelar acara Bincang-bincang Kepemudaan, Senin, 30 Oktober 2017. Bertempat di Gereja Hope Bekasi, Komplek Ruko Duta Permai Blok E Nomor 1, Galaxi, Kota Bekasi.

Saat Bincang-bincang Kepemudaan GAMKI Kota Bekasi
Hadir puluhan anggota GAMKI Kota Bekasi, dan beberapa undangan termasuk Pemuda Katolik Kota Bekasi. Narasumber, Sahat Sinaga Ketua Umum GAMKI (2003-2007). “Saya merasa perlu menghadiri acara ini untuk menumbuhkembangkan semangat adik-adik.

Momentum Sumpah Pemuda ini perlu mengingatkan kita agar jangan sampai merasa perjumpaan seperti ini tak penting. Justru bagi saya perbincangan seperti ini penting membangun kebersamaan,” jelasnya. Sebelum bincang-bincang digelar ibadah, dipimpin Pdt G Panggabean, sementara bincang-bincang dimoderatori seorang motivator, Sabam Silaban.

Dalam bincang-bincang itu, Sahat juga menghimbau kepada seluruh anggota GAMKI Kota Bekasi agar menyadari kasih Tuhan, dan berbuat selama Tuhan masih memberi kesempatan. “Selama Tuhan memberikan kita kesempatan, kita lakukan yang terbaik. Jelas, tanpa anugerahNya kita tak mempunyai kesempatan. Karena itu, jika diberi tanggung jawab mari kerjakan amanah tersebut dengan baik,” pesannya.

Ajaran Sahat
Acara penuh dengan suka cita. Sahat juga mengklem punya ajaran. “Adik-adik, saya punya ajaran barangkali bermanfaat untuk kalian. Ajaran saya, saya punya tiga tingkatan dalam hal membangun persahabatan. Pertama, berkenalan, kita ini sudah berkenalan. Kedua, berteman karena sudah sering berjumpa. Ketiga menjadi sahabat dengan persaudaraan keluarga. Tak semua orang yang berkenalan menjadi sahabat seperti keluarga. Tentu, hal itu perlu dirawat dan dibangun,” jelasnya lagi.

Karena itu, baginya agar ada militansi pada anggota GAMKI Kota Bekasi, perlu membangun persahabatan yang kuat, seperti saudara. Dan dia menyebut, ada dua dimensi pertemuan kali ini. “Acara ini kita rencanakan, tetapi jangan lupa di balik rencana itu ada rencanaNya untuk kalian GAMKI Kota Bekasi. Tinggal bagaimana kalian memahaminya.”

Peserta Bincang-bincang Kepemudaan GAMKI Kota Bekasi
Sementara dari pengurus pusat, hadir Ketua OKK DPP GAMKI, Dikson Siringoringo yang turut memberi pesan. Bagi dia, GAMKI Kota Bekasi bisa makin besar jika memang mau terus belajar dan membangun komunikasi dengan lembaga-lembaga keumatan dan gereja. “GAMKI sebenarnya sudah dikenal, hanya perlu usaha untuk memperkenalkan diri dan membangun komunikasi dengan lembaga keumatan.”

Dia menyebut, caranya mendata jumlah gereja-gereja di Kota Bekasi, jika ada masalah, kalian hadir di sana, ujar mantan ketua cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Yoyakarta ini. Dia juga menyampaikan agar GAMKI Kota Bekasi tak lupa sejarah berdirinya GAMKI pada 23 April 1962. Ditanya, mengapa ada kata gerakan? “Kita harus ingat sejarah. Bahwa GAMKI peleburan dua organisasi pemuda, Pemuda Kristen Protestan Indonesia (PKPI) dan Majelis Pemuda Kristen Oikumenis (MPKO). Satu yang memikirkan pergerakan, satu memikirkan spiritual. Dua-duanya penting dalam berusaha, bergerak sembari berdoa. Itu sebab moto GAMKI Ora et Labora, bekerja sambil berdoa,” ujar Dikson.

Sebelumnya juga, Sahat menjelaskan konon puluhan tahun lalu sudah hadir GAMKI di Kota Bekasi. Hanya, sayang lama meredup tak aktif. Kini Ketua Careteker GAMKI Kota Bekasi Arnolth Purba, Sekretaris Tatang Sihotang dan Bendahara Afrizal Tarihoran. Dan beberapa anggota; Riki Simanjuntak, Thomas Al Yanto. Holmes Lumban Batu dan dr Verawati Marpaung.

Di akhir perbincangan juga seruan agar angkatan muda terus menyadari perubahan. Sebagaimana ungkapan bijak menyebutkan, tak ada yang tetap di dunia ini kecuali perubahan itulah yang tetap. Demikian, sejarah tak bisa diubah tetapi bisa belajar darinya. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.