Jokowi Buka Bersama TNI Polri di Monas

Suaratapian.com JAKARTA Presiden Jokowi tak hanya menggelar agenda buka puasa bersama dengan para petinggi negeri ini. Buka bersama dengan jurnalis di rumah makan D’Cost Abdul Muis Jakpus. Acara buka bersama TNI Polri digelar di Kawasan Lapangan Monumen Nasional. Tahun lalu Presiden Jokowi dan Wapres JK nenghadiri buka puasa bersama keluarga besar TNI, Polri, dan masyarakat di Mabes TNI Cilangkap pada 5 Juni 2018. Tahun sebelumnya, tahun 2017, acara buka puasa bersama dengan Keluarga Besar Polri di Ruang Auditorium STIK-PTIK, Selasa 20 Juni 2017.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjawab tegas, tidak ada yang salah dari pengerahan Brimob ini. “Kan, setiap pejabat memiliki antisipasi, mitigasi situasi. Jadi bukan berarti situasinya enggak aman. Kan, begitu,” kata Moeldoko usai rapat koordinasi di Kemenkopolhukam, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Di Monas, Kamis, 16 Mei 2019, Jokowi bicara. “Saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi kerja keras itu,” kata Jokowi. Jokowi juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan beragam suku, agama, ras, budaya, adat, hingga tradisi yang berbeda-beda. “Alhamdulillah sampai saat ini, dan kita harapkan seterusnya, negara ini akan terus aman,” lanjutnya.

Menurut Jokowi, stabilitas politik dan keamanan adalah syarat mutlak bagi pembangunan bangsa Indonesia. Hal tersebut, lanjutnya, tidak akan terjadi jika TNI dan Polri tidak solid dan bersinergi. “Artinya apa? Saat ini kita bisa bekerja membangun negara ini karena TNI dan Polri sangat solid dan sangat bersatu. Itu rakyat yang berbicara, saya hanya mendengar. Senang rakyat kalau melihat TNI dan Polri bersatu,” ungkapnya.

Keputusan Jokowi berbuka puasa bersama TNI Polri di Monas, sekaligus memberikan apresiasi atas kerja keras dalam pengamanan pemilu dan memastikan segera cairnya THR serta gaji ke-13 bagi TNI Polri, menunjukkan ia pemimpin yang menyatu dengan pasukannya. Jokowi tak segan menyantap hidangan buka puasa dengan nasi kardus, yang tentu jauh dari kesan mewah jika dibandingkan dengan sop dan sate kambing, jagung bakar, dan bakmi godok di rumah Ketua DPD Osman Sapta sehari sebelumnya.

Akun twitter Kantor Staf Presiden langsung memasang tagar #JokowiBersamaTNIPolri. Tegas sekali. Meski bukan hal yang baru. Anda masih ingat saat Jakarta sedang ramai demo berseri 411, 212 dan sebagainya? Jokowi tidak banyak bicara. Sebaliknya, agenda kegiatannya menjawab secara non verbal.

Saat itu, Jokowi memilih berkeliling. Pada 7 November 2016 Jokowi memberikan pengarahan kepada prajurit TNI di Markas Besar TNI AD Medan Merdeka Utara Jakarta, 10 November 2016 berkunjung ke Mako Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Cijantung, 11 November 2016 ke markas Marinir Cilandak, 12 November 2016 Jokowi ke Lapangan Markas Brimob Cimanggis dan 15 November 2016 ke Lanud Sulaiman Bandung menyapa Korps Pasukan Khas (Kopaskhas) TNI AU dan Secapa TNI AD

“Saya datang ke markas-markas di TNI, di Polri ini untuk memberikan rasa tentram bagi masyarakat, ketentraman bagi masyarakat, kepastian ketentraman bagi masyarakat. Karena pasukan semuanya pada posisi siap mengamankan negara, mengamankan bangsa,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan, di Markas Komando Korps Pasuskan Khas TNI AU, di Margahayu, Bandung, 15 November 2018.

Kali ini pesannya tak berbeda. Mau kapan pun pengumuman hasil pemilu, TNI dan Polri siap mengawal. Jangan biarkan berita-berita di Grup Whats App dan media sosial menimbulkan kecemasan. Bisnis harus berjalan as usual, ekonomi pasca pemilu harus bergerak agar Indonesia terus berkembang mencapai visi sebagai negara maju. Siap menjaga keamanan dengan tidak menyebarkan ketakutan dan yakin bahwa 22 Mei, 25 Mei, 20 Oktober dan seterusnya Indonesia akan aman, tenteram, damai, dan maju? Siap, Presiden Jokowi! (Red)

Please follow and like us:
0

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.