JS Simatupang Jadi Direktur Utama PT Berdikari Insurance

suaratapian.com JAKARTA-Perusahaan asuransi saat ini perlu terus berbenah untuk bisa lebih maju. “Tim di bisnis perlu terus rajin berinovasi, perusahaan asuransi persis seperti bank, tak mungkin rugi jika dikelola dengan baik, dan perusahaan bisa terus berkembang, membaik karena pembenahan ini meliputi kepemimpinan dan pelayanan,” ujar JS Simatupang SH MH sesaat setelah dilantik sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Berdikari Insurance, menggantikan Zakaria Usman. Dalam acara Lepas Sambut dan Pelantikan Direksi PT Berdikari Insurance di Hotel Ibis Style, Gajah Mada, Jakarta, Jumat (13/3).

Sebelumnya JS Simatupang adalah Plt Direktur Hukum, SDM dan Umum di perusahaan asuransi yang punya enambelas kantor cabang dan sembilan kantor unit pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia. “Di kehidupan ini selalu terdapat risiko dalam kehidupan seperti bencana alam, kebakaran, gempa bumi dan lain-lain. Maka disinilah pentingnya ada asuransi seperti PT Berdikari Insurance.” Perusahaan asuransi yang berlokasi di Kantor Pusat Graha Berdikari, Jalan Medan Merdeka Barat No. 1, Jakarta Pusat, persis berseberangan dengan Istana Presiden RI, ini sudah berdiri puluhan tahun dan ditopang oleh dua grup perusahaan besar, yaitu PT Berdikari (Persero) sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan bermitra dengan PT Tehate PutraTunggal, sebuah perusahaan swasta nasional.

“Saya ikut bergabung dengan rekan-rekan lain di perusahaan ini kurang lebih dua tahun. Adalah amanah bagi kami untuk meneruskan perusahaan ini agar berkelanjutan demi kepentingan masyarakat. Karenanya, saya mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham yang telah mempercayakan saya dan jajaran direksi lainnya untuk meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di perusahaan ini,” ujar pendiri kantor pengacara JS Simatupang & Rekan ini.

Dia menargertkan, di masa kepemimpinannya akan mengelola manajemen PT Berdikari Insurance ini lebih baik, dan ini semata-mata untuk kesejahteraan karyawan. Selain itu, dia juga menghimbau keseluruh karywan, peraturan di perusahaan harus ditegakkan karena, itu tidak boleh ada yang melanggar. Dan, semua persoalan perusahaan ini agar segera diselesaikan.

Sementara terkait pangsa pasar, dirinya yakin perusahaan yang berdiri puluhan tahun ini akan mampu menarik kembali pangsa pasar sebelumnya dan juga yang baru. “Kita juga akan terus menjaga dan memberikan kenyamanan kepada para principal. Dan dalam dunia asuransi kami harus siap menjadi pelayan, bukan untuk dilayani,” ujar pengacara kelahiran Humbang Hasundutan ini.

Di kepemimpinannya, dirinya yakin PT Berdikari Insurance ini akan maju jika semua stakeholder dan karyawan bersama-sama mewujudkan visi perusahaan ini yakni “Menjadi Perusahaan Asuransi Umum yang handal dan profesional, terpercaya dan terdepan di Indonesia sebagai tonggak kemajuan Indonesia yang Berdikari.”

Prinsip melayani

Baginya, bahwa prinsip asuransi adalah prinsip dunia hukum dan prinsip budaya. “Menurut saya perusahaan asuransi harus maju, sama seperti bank, bank itu sulit merugi, asal dikelola dengan profesional, akan beruntung. Saya sendiri sudah aktif di berusahaan ini dua tahun ini. Oleh rapat umum pemegang saham (RUPS) memutuskan saya untuk memimpin,” ujarnya. Tentu, dengan amanah ini, menurutnya ada kiat-kiat yang dibutuhkan; jujur untuk melaksanakan apa yang dibutuhkan masyarakat, perusahaan dan aturan yang mesti diikuti.

Artinya, jikalau aturan diikuti, maka niscaya keberhasilan akan diraih. Perusahaan ini sebenarnya pernah booming, tetapi gejolak, krisis tahun 1998 membuatnya turun draktis. Awalnya murni milik BUMN tetapi belakangan sahamnya diakusisi oleh perusahaan swasta, namum saham BUMN masih tetap ada. “Saya melihat ke depan yang dibutuhkan penegakan hukum. Tentu penyelesaian hukumnya berbeda dengan pidana dan perdana, tetapi penyelesaian hukumnya empati.”

Lalu, ditanya esensi berdikasi di belakang nama perusahaan, menurut JS Simatupang, berdikari itu tak bisa melayani jika tak bisa berdiri di atas kaki sendiri. “Jika Anda sudah mampu berdikari itu artinya Anda sudah mumpuni melayani. Jikalau Anda belum bisa mandiri tak mungkin bisa melayani orang lain. Jadi, kalau sudah mampu berdikari mampu melayani,” ujarnya.

Sementara Komisaris Utama PT Berdikari Insurance, Dr Ir Heru J Juwono MT, mengutarakan dirinya sangat berharap dan berkeinginan untuk memberikan kontribusi berupa dividen, bonus dan lainnya kepada semua yang tergabung dalam perusahaan ini. Heru prihatin melihat kondisi ekonomi yang kurang baik lantaran merebaknya virus corona belakangan ini. “Namun ada secercah cahaya yang sangat dimungkinkan jika bapak dan ibu mau dan bisa menjalankan tugasnya dengan segala daya yang ada. Sebab biasanya dalam kekacauan ekonomi, ada sisi lain yang akan bangkit,” ujar Hero.

Kerja sama tim, antusiasme dan keahlian profesional kami memastikan bahwa kami memberikan pelayanan yang secara konsisten sesuai atau melebihi harapan klien. Kami berkomitmen untuk menarik orang-orang terbaik dalam bisnis sehingga klien, mitra proyek dan karyawan kami mendapatkan keuntungan dari akses baik kepada ahli yang berpengalaman maupun bakat-bakat muda yang menjanjikan. Kami juga berkomitmen untuk mempertahankan karyawan berkualitas. Kami berinvestasi dalam perkembangan mereka dan menawarkan mereka kesempatan untuk berlatih dan memperluas kemampuan profesional mereka.

Tahun 1986 perusahaan milik pemerintah (PT PP Berdikari) mengambil alih kepemilikan PT Asuransi Timur Jauh (sebuah perusahaan swasta yang berdiri tahun 1953). Semenjak itu, Perusahaan ini menjadi salah satu anak perusahaan PT PP Berdikari. Sesuai Peraturan Pemerintah No. 22/2000 sejak tanggal 7 April 2000 PT PP Berdikari menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan secara resmi berubah nama menjadi PT Berdikari (Persero) dan sebagai pemegang saham tunggal PT.Berdikari Insurance.

Sejak tahun 1972 hingga kini, PT Berdikari Insurance telah banyak mengalami perubahan dalam berbagai kebijakannya dan saat ini tengah berupaya melakukan pengembangan yang agresif dalam mencapai pertumbuhan potensial, dinamis dan juga tingkat profesionalisme yang lebih baik untuk mengantisipasi terhadap era globalisasi. (HM)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.