LABB Tak Boleh Berhenti Membangun Persatuan

Suaratapian.com JAKARTA-Dewaan Pengurus Pusat DPP Lokus Adat Budaya Batak (LABB) bersama Dewan Mangaraja LABB (DM LABB) mengadakan silahturahmi dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D, pada, Selasa (26/11/19) di Gedung Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Umum DM LABB, Brigjen TNI (Purn) Berlin Hutajulu dan Sekretaris Jenderal DM LABB Marsma TNI (Purn) Darlis Pangaribuan, MSc. Selain itu, hadir juga Ketua Umum DPP LABB Budi Sinambela dan Sekretaris Jenderal Ir. Santiamer Silalahi Sihaloho. Turut hadiri Ir. Monang Sirumapea Ketua DPP Bidang Pariwisata dan Ketua DPP Bidang Sosial Hukum dan Pemerintahan, St. Drs. Raja Muda Sidabutar SH.

Dalam pertemuan itu, selain silaturahmi juga menyampaikan sosialisasi di hadapan menteri tentang apa itu LABB. Di LABB sendiri ada badan eksekutifnya yaitu DPP LABB, sedangkan DM LABB sejenis majelis perwakilan punguan marga-marga bangso Batak dan aktivis sosial budaya Batak. Selain itu disampaikan kepada menteri rencana LABB akan menggelar Horja Bolon, yang didahului dengan Pra Horja Bolon pada hari Kamis, 5 Desember 2019 yang akan datang. Perhelatan ini digelar bertepatan satu tahun berdiri LABB dan sekaligus merupakan sidang tahunan yang pertama DM LABB. (Horja Bolon sendiri adalah perhelatan akbar Batak. Dalam sejarahnya Horja Bolon terakhir kali digelar bertempatan saat sebelum Perang Pulas Sisingamangaraja XII yang diikuti tujuh bius waktu itu). Oleh LABB kembali ingin digelar, Horja Bolon sebagai pesta budaya terakbar yang direncanakan digelar tahun 2020. Dalam pertemuaan silaturahmi itu juga hadir Ketua DM LABB Bidang Antar Lembaga merangkap Ketua Panitia Horja Bolon, Marsda TNI (Purn) Johni Fritz Pandapotan Sitompul, bersama tim tabloid Suara Batak Jasudin Panjaitan, Asdon Hutajulu.

Menteri Laoly menyambut baik kehadiran LABB. “Saya kira perjuangan kita sekarang bagaimana membangun kesatuan di antara kita etnis Batak. Saya kesatuan itu yang sulit kita bangun, maka LABB jangan berhenti untuk memberi, membangun persatuan. LABB tak boleh berhenti untuk membangun persatuan,” ujarnya. Karena itu, Laoly mengharapkan LABB terus berbuat, apalagi sudah ada media Suara Batak yang menjadi corong promosinya. Sementara kepada redaksi Suara Batak dia menyarankan, perlu terus dipertahankan konten dan kualitas pemberitaanya dengan mengangkat tokoh-tokoh muda Batak yang inspiratif sembari penyebarannya sampai ke tokoh-tokoh Batak dan gereja- gereja.

Sementara Ketua Umum DM LABB, Brijen TNI (Purn) Berlin Hutajulu yang juga menyampaikan apa itu LABB dengan memberikan buku kecil Guratgurat Bolon Ni Parao LABB, semacam garis-garis besar haluan nasional LABB. Dia menyampaikan, LABB didirikan untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita membangun sinergi ketua-ketua marga. Perkumpulan ini merupakan mitra pemerintah dan non pemerintah. Hutajulu juga menyampaikan, ke depan LABB akan mendorong diterapkan Hukum adat Batak untuk menyelesaikan berbagai perkara yang bisa diselesaikan dengan hukum adat seperti perkara tipiring. “Kami melihat ke depan banyak yang bisa dilakukan LABB, termasuk jika hukum adat diterapkan, akan bisa menyelesaikan banyak hal di daerah,” ujar jenderal bintang satu ini. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.