Lagi, 21 Tokoh Kristiani Pilihan Majalah NARWASTU 2018

Suaratapian.com JAKARTA-Di tengah-tengah era distrupsi saat ini, di mana media terutama cetak juga mendapat imbasnya, banyak yang gulung tikar, bahkan media-media segmed seperti media-media Kristiani pun banyak berhenti terbit. Tetapi walau demikian masih saja ada media yang masih terbit dan punya pembaca fanatik. Salah satunya adalah majalah NARWASTU. Majalah ini bisa bertahan dan konsisten memberikan penghargaan semacam “award” tiap tahun, 21 Tokoh Kristiani.

“Tak mudah bertahan di era ini. Telah banyak media Kristen yang rontok, dan beralih ke ke media on line. Majalah NARWASTU ini bisa tetap eksis terbit sampai saat ini, sudah tentu itu karena anugerah Tuhan. Karena itu, pemberian anugerah kepada ‘21 Tokoh Kristiani 2018’ yang berprestasi, kami berharap, ini mampu memotivasi,” ujar Jonro I Munthe, Pimpinan Umum dan Pimpinan Redaksi.

Sebelum dibacakan para moninator, Jonro juga mengatakan, pemberian penghargaan semacam  21 Tokoh Kristiani Pilihan Majalah NARWASTU ini adalah tradisi NARWASTU, dan sudah puluhan tahun digelar. Dan,  untuk tahun 2019 ini ada yang berbeda. Biasanya diadakan di gedung Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia. Saat ini digelar di Graha Bethel, Jalan Ahmad Yani Kav. 75, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Jumat, (11/1/2019).

“Majalah NARWASTU berkomitmen untuk menggarami, menginspirasi dan menerangi masyarakat dan gereja melalui dunia jurnalisme Kristen. Media Kristen mempunyai tugas dan tanggung-jawab moral sebagai pewarta kebenaran, agen kebenaran dan media penerus Kabar Baik. Tantangan dan beban moral media Kristen sejujurnya sangatlah berat dan besar,” ujarnya lagi.

Acara dimulai dengan kebaktian. Tema dikutip dari Kitab Injil Matius 2:2; Kami Datang untuk Menyembah Dia. Khotbah, menyampaikan refeksi Natal, Pdt. DR. Nus Reimas yang juga Pembina Majalah NARWASTU.  Tema ini, jelas Jonro I Munthe lagi, dipilih karena sangat relevan dengan kondisi bangsa dan masyarakat kita saat ini. “Ada banyak persoalan di negeri ini, seperti bencana alam, kasus korupsi, pesawat jatuh, perpolitikan yang makin memanas menjelang Pemilu 2019 dan bahaya narkoba. Dan, manusia atau penguasa tak punya kemampuan untuk mengatasi ini kalau tak melibatkan Tuhan,” ujarnya.

“Tatkala tokoh-tokoh tersebut terpilih berarti mereka harus terus memuliakan atau menyembah Tuhan di dalam kehidupannya sehari-hari. Orang yang menyembah Tuhan itu sama dengan orang yang mencari lebih dahulu kerajaan dan kebenaranNya. Dan mereka akan mendapatkan kasih dan berkat Tuhan. Para tokoh pilihan NARWASTU ini kita harapkan dan doakan supaya menjadi garam dan terang di tengah sesama dan di negeri ini,” kata Jonro, menambahkan.

Majalah NARWASTU sejak 1999 lalu sudah memilih tokoh-tokoh, lalu sejak 2006 lalu memberi penghargaan atau apresiasi kepada warga gereja yang berprestasi dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Adapun ke-21 tokoh Kristian 2018 diantaranya; (1) Pdt Dr Andar Ismail, pendeta emeritus, seorang teolog yang terkenal karena buku-bukunya Seri Selamat, dan juga beberapa tulisannya diterbitkan di Ecumenical Review dan Presbyterian Survey. (2) Raden Y Setio Lelono pengusaha, tokoh masyarakat Kota Bekasi yang berjiwa nasionalis. (3) Gomar Gultom, M.Th Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dua periode, berpeluang besar menjadi ketua umum PGI ke depan. (4) Djarot Subiantoro, President Director PT Sigma Cipta Caraka, pelayan di gereja. (5) Edwin Ricardo Silalahi, politisi dan salah satu pengurus DPP Golkar (6) Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, M.Th adalah pendeta dan Ketua Sekolah Tinggi Teologi Kharisma, Bandung. Dia juga salah satu pimpinan di sinode GBI yang produktif menulis, (7) Pdt Lusiana Harianja Pella M.Th, pendeta yang giat mewartakan Injil bagi para warga binaan di Lapas.

(8) Pdt. Banner Siburian, Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi dan juga aktif menulis, (9) Cara Laksono, MBA, entrepreneur juga aktif melayani di desa (10) Ir. Jannerson Girsang, mantan Rektor Universitas Simalungun yang aktif menulis puluhan biografi, (11) Adri Lazuardi, Ketua Penabur Jakarta, (12) Pdt. Dr.Ir Tjepy Jones Budhidarma, lulusan ITB menjadi pendeta, (13) Viktus YK Murin SPd, mantan wartawan dan aktivis. Saat ini Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, (14) Angel Damayanti, M.SI, P.hD, dosen teladan dan dekan muda di Universitas Kristen Indonesia,

(15) Bangun Salmon Siagian, S.H, M.H, pengacara dan pengusaha, (16) DR (HC) Ester Sijabat, perempuan pendoa yang dikenal aktif, dinamis, nasionalis dan religius, (17) Pdt. Mangasa Butarbutar, S.E, M.Th, Pimpinan Badan Kerjasama Pelayanan Antar Kampus, (18) Pdt. Jimmy Jackson Iskandar, pengusaha, (19)  Heben Heser Ginting, Amd, S.E, lulusan ITB aktif melawani (20) Lidia Natalis Sartono, S.Pd, Sekjen Vox Point Indonesia, (21) Pdt Sapta B Siagian M.Th, pendeta yang juga menggelola media, tabloid Solafide.

Please follow and like us:
0

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.