Pomparan ni Raja Lumban Gaol Dohot Boruna Sejabodetabek Kembali Menggelar Pesta Budaya, Bona Taon

Suaratapian.com JAKARTA- Bagi masyarakat Batak, pesta Bona Taon adalah pesta budaya yang selalu dirindu sebagai ajang pesta sukacita. Tradisi Batak di kota besar ini akan kembali digelar kembali keluarga besar Lumban Gaol dan Boruna, pada tanggal 19 Januari 2020. Organisasi marga dengan nama Punguan Pomparan Raja Lumban Gaol dohot Boruna Sejabodetabek menggabungkan perhelatan pesta budaya, Bona Taon sekaligus juga perayaan Natal bersama. Diperkirakan akan hadir 3500 jiwa diestimasi dari jumlah yang hadir di tahun-tahun sebelumnya. Perhelatan budaya ini akan digelar di Gedung Mulia, Jl. Kebun Nanas No.70, Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Acara akan dimulai ibadah dan puncaknya pesta Bona Taon dan pelantikan Badan Pengurus Harian Lumban Gaol Sejabodetabekperiode 2020-2024. Memimpin kebaktian, khotbah akan dilayankan pendeta dari marga Lumban Gaol sendiri, yang sebelumnya belum pernah dalam perayaan Bona Taon Lumban Gaol, memberi ruang untuk keturunannya untuk membagikan kebenaran firman Tuhan. Bona Taon selalu mengundang pendeta dari luar.

Sementara untuk memeriahkan perhelatan budaya ini, panitia juga memberikan kesepatan bagi seniman-seniman Lumban Gaol di bidang seni untuk menampilkan performa mereka. Agar makin meriah, panitia juga menyediakan berbagai Door Prize dan Grand Prize sepeda motor seperti dua tahun lalu, sumbangan dari salah seorang pengusaha marga Lumban Gaol.

Ketua Panitia Bona Taon dan Natal Lumban Gaol Sejabodetabek Tahun 2020, St. Talupan Lumban Gaol, SE, Ak, MM, mengatakan, panitia sudah mempersiapkan segala sesuatu sehingga acara ini bisa meriah dan sukses. Mantan Presiden Direktur di PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk ini berharap dengan Bona Taon dan Natal ini, Punguan Lumban Gaol Sejabodetabek makin diberkati Tuhan, dan semua keturunan Lumban Gaol di mana pun berada.

Ke depan lewat pesta budaya ini semua Ompu-Ompu juga makin akrab. “Panitia sudah mempersiapkan segala sesuatu sehingga acara meriah dan sukses. Dengan Bona Taon dan Natal makin terberkati Tuhan-lah semua keturunan Lumban Gaol. Dengan Bona Taon semakin akrab-lah na mahaha maranggi,” ujar pria kelahiran Tarutung 8 April 1965 yang juga Ketua Paranjak Ulubalang SeJabodetabek.

Punguan marga yang sejak manjunjung baringinna, 14 September 1986 terus mengelar acara ini setiap dua tahun sekali. Ini semacam tradisi yang sudah berjalan lama di Lumban Gaol. Organisasi marga yang meliputi 14 ompu (Ronggur Barita, Tompa Siriaon, Tuan Nasobal, Gurumanalaksak, Paranjakulubalang, Ama Raja Irumana (Ompu Tarabini, Ompu Toga Raja, Ompu Sampetua, Ompu Tuan Silamin, Ompu Ampangisi Naiborngin), Raja Isampurna, Raja Boni, Situan Datu, Silahi Sabungan, Namora Bilang, Juara Sahalana, Raja Mulia, dan Ompu Portibi dengan jumlah anggota lebih kurang 1900 kepala keluarga di Jabodetabek. Organisasi marga yang bermoto “Pungu Sahundulan Na marhahamarangi (Psalm 133:1).”

Di Bona Taon itu juga akan dinyanyikan lagu “Raja Lumban Gaol” Cipt. Drs. Djaendar J Lumban Gaol, M.Si. Product : Gabema Paris Nomba Record & Siontara. Lagu ini terinspirasi oleh St. Sabar Lumban Gaol, SH. St. Parsaoran Lumban Gaol, SPd, St. Talupan Lumban Gaol, SE, Ak, MM, dan St. Mardimpos Lumban Gaol. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.