Praeses HKBP XIX Bekasi Mengadakan Kunjungan Kasih Ke Panti Galuh

Suaratapian.com BEKASI-Praeses Distrik XIX Bekasi Pdt. Banner Siburian, M.Th bersama Badan Marturia Distrik XIX Bekasi melakukan kunjungan kasih ke Yayasan Galuh, Bekasi.

“Distrik XIX Bekasi, melayani para saudara-saudara kita yang mengalami gangguan jiwa. Dalam Pelayanan Badan Marturia Distrik XIX Bekasi Gereja menghadirkan damai sejahtera kepada setiap orang. Dalam setiap kesempatan,” ujar Praeses Distrik XIX Bekasi, dan selalu menyuarakan agar setiap perangkat maupun instrumen pelayanan Distrik harus mampu menjangkau pelayanan yang lebih luas lagi.

Saat pelayanan kasih itu, Praeses berbincang dengan sebagian dari pasien yang sudah mulai pulih kejiwaannya. Dalam perbincangan tersebut mereka mendambakan dan merindukan kehadiran keluarga dan sanak saudaranya untuk mengunjungi mereka di tempat rehabilitasi tersebut.

“Saudara-saudara kita di Yayasan Galuh Bekasi, Khususnya yang beragama Kristen, membutuhkan uluran tangan dan kepedulian kita, untuk memulihkan kejiwaan mereka, mendekatkan mereka kembali kepada Kristus. Hal ini tentunya menjadi tanggung-jawab kita bersama, terutama Gereja,” jelas Praeses.

Sebenarnya, Badan Marturia Distrik XIX Bekasi ini merupakan pelayanan rutin dilakukan ke Yayasan Galuh. Kali ini rombongan Praeses diikuti Badan Marturia Distrik XIX Bekasi. Rombongan kunjungan kasih ini  dipimpin St. Ev. S.Sianipar. “Pelayanan ini berangkat dari keprihatinan akan kejiwaan mereka, Distrik XIX Bekasi berusaha melalui ibadah rutin. Pelayanan yang dilakukan ini kami berharap mampu memulihkan kejiwaan saudara-saudara kita,” ujar St. Ev. S. Sianipar.

Perlu juga dijelaskan, Yayasan Galuh, didirikan oleh Bapak Gendu tahun 1984. Gendu awalnya membangun sebuah yayasan khusus yang merawat orang-orang dengan gangguan kejiwaan. Sejak Gendu sebagai pendiri meninggal, Yayasan Galuh masih aktif memberikan kemerdekaan bagi penyandang gangguan jiwa, dipimpin cucunya. Bagi mereka, orang sakit jiwa juga pantas merdeka.

Di Yayasan Galuh, semua warga binaan ditampung, mereka yang mengalami penderita gangguan kejiwaan dari berbagai latar belakang, baik agama dan suku. Yayasan Galuruh merawat, tak hanya yang dititipkan oleh keluarga saja, tetapi juga mereka yang terjaring Satpol PP. Kata Galuh sendiri diartikan, argentum atau perak. Artinya, semua jiwa istimewa di mata Tuhan. (Hojot Marluga)

 

Please follow and like us:
0

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.