Putri Ayu Silaen “Rindu Garap Album Rohani”

Dara Batak yang populer setelah didaulat menjadi finalis di Indonesia Mencari Bakat, ajang pencarian bakat yang ditayangkan Trans TV. Dialah Putri Ayu Rosmei Silaen. Gadis kelahiran Kota Sibolga, Sumatera Utara, 24 Mei 1997 ini, bungsu dari empat bersaudara. Pasangan Berlin Silaen, dan ibu Suzana Pangaribuan. Sekarang Putri sibuk apa? “Selain memenuhi undang, tentu studi.” Di tengah kesibukannya kuliah akutansi di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, masih terus menerima undangan untuk bernyanyi. Bakat bernyanyi sudah terlihat sejak kelas emat SD. Sejak itu vokalnya diasah semenjak Sekolah Minggu di HKBP Tanjungsari, Medan sebagai Song Leader HKBP. Gadis bernama Junita Nathasya Silaen menjejaki karienya dimulai dari mengikuti beberapa kontes di Sumatera Utara. Saat masih kanak-kanak dia ikut ajang kontes kompetisi Pesparawi IX di Samarinda, dengan membawakan lagu seriosa. Saat diumumkan diri dinyatakan juara dan menyabet medali emas. Tahun 2010, beranjak remaja Putri kemudian mencoba peruntungannya dengan ikut ajang pencarian bakat IMB.

Ciri khasnya sebagai penyanyi seriosa di usia 12 tahun, kala itu berhasil mencapai babak grand final dan menjadi juara 2 di ajang tersebut. Kemampuannya dalam dunia tarik suara tak perlu diragukan, terbukti karena kemampuan suaranya, dia mendapatkan banyak sekali penghargaan.

Selepas ajang pencarian bakat itu, Putri banyak mendapatkan tawaran untuk bernyanyi di berbagai acara. Bahkan, seorang David Foster mengajaknya untuk tampil bersama di atas panggung. Bahkan, tampil dengan seorang komposer kelas dunia tentu saja membuat dirinya mesti menunjukkan hal yang berbeda. Termasuk mengubah gaya dandan.

Seiring dengan perkembangan waktu, Putri mencoba untuk menjajal genre lain. Kini, dia mencoba peruntungannya di dunia musik dengan mengusung genre pop. Pengalaman manggung di luar negeri juga telah dicecapnya. Pernah tampil di Belanda, Singapura, China, Australia, dan Timor Leste.
Sekarang dengan bertambahnya usia, Putri mulai mengubah penampilan makin dewasa. Dulu masih gadis imut, kini dia sudah menjadi seorang remaja cantik jelita. Putri juga telah mengarap lagu Batak yang diciptakan Robert Marbun.

Talentanya dari mana? “Talentanya dari Tuhan,” jawabnya singkat, “Sebenarnya, kalau talenta, bisa dibilang mengalir dari darah mama, si ompung suka menyanyi ikut dalam koor pararikamis di gereja. Dari ompung turun juga ke tulang Vico Pangaribuan,” ujarnya.

Begitu orangtua menemukan bakatnya, Putri belia ketiak itu langsung diikutkan Sekolah Musik Vokal Cantabile Medan, Sumatera Utara. Kala itu gurunya Dertha Purba. Bahkan, ketika dirinya sudah kesohor, pun tetap saja dia les vokal, hingga kemudian satu saat gurunya sendiri mengatakan, bahwa Putri sudah memahami seluruh kiat-kiat menyanyi.

Album rohani

Ditanya penyanyi senior yang mana di Indonesia yang dijadikan panutan. Langsung dia jawab, banyak sih iya. Terutama Ruth Sahanaya.” Mengapa suka dengan Rut Sahanaya? Bagi Putri, seniornya Ruth adalah sosok penyanyi Indonesia bukan saja terkenal, tetapi dianggap konsisten berkarier dari muda hingga tua. Dia mengakui eksistensi penyanyi naik-turun itu biasa.

“Saya melihat dari Ruth Sahanaya itu terus eksis di dunia musik. Bahkan sebelum saya lahir sudah terkenal. Sampai sekarang, dia tetap diundang ke mana-mana,” ujarnya. Dia menyadari, kehidupan penyanyi itu memang fluktuatif, naik-turun. Awalnya terkenal, melesat bak meteor, tetapi kemudian tiba-tiba tahu rimbahnya.

Sudah terkenal dan sering diundang ke mancanegara, apa lagi obsesinya? Tentu dia menyadari perjalanan masih panjang. Walau berkarier sudah tujuh tahunan di jagat musik Indonesia, saat ini usianya masih tergolong muda, 19 tahun. Masih banyak hal yang hendak dikerjakannya. Salah satu kerinduannya memiliki album rohani. Tak puas sudah menjejali mancanegara, dan lagu Batak, dia pun berhasrat ingin memiliki album rohani.

“Saya sadar perjalanan karier saya masih panjang. Saya tentu belum merasa puas di dunia musik. Saya bahkan ingin juga merambat ke dunia rohani. Sebagai seorang Kristen saya berharap satu saat nanti bisa menggarap, memiliki album rohani,” ujarnya berharap.

Please follow and like us:
0

Leave a Comment