Sertifikat YASKI Bisa Dikonversi Jadi Pengurangan Pajak

Suaratapian.com JAKARTA-Yayasan Sumbangan Sosial Keagamaan Kristen Indonesia (YASKI) membuat perjanjian kerjasama atau MoU dengan Yayasan Mutiara Kasih Negeriku (MKN). Ini tentu bukti tertulis yang menunjukkan adanya kenginan dari dua pihak untuk lebih serius atas kerjasama yang disepakati. Bertempat di Restoran Angke, MOI Kelapa Gading, Jakarta, (Rabu, 27/11). YASKI sendiri adalah yayasan yang dibentuk atau disahkan pemerintah sebagai badan yang menerima dan mengelola sumbangan sosial keagamaan Kristen yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto wajib pajak atau badan dan perorangan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2010.

Yayasan ini punya legalitas yang jelas diantaranya; Pertama, Akta Notaris No. 03, Tanggal 20 November 2014. Kedua, SK MENKUMHAM RI No. AHU-09459.50.10.2014. Ketiga, SK Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI No. 31 Tahun 2018. Keempat, Peraturan Dirjen Pajak No. PER 11/PJ/2018. Yayasan dengan visi, terwujudnya pelayanan sosial keagamaan di lingkungan umat Kristen. Sedangkan misi adalah; Menyalurkan bantuan kepada gereja-gereja, pendidikan agama dan keagamaan Kristen yang sangat membutuhkan. Membantu sekolah-sekolah berciri khas Kristiani. Dan membantu pendidikan anak-anak sekolah minggu di lingkungan gereja-gereja di Indonesia.

Sementara Yayasan MKN nirlaba yang mengurusi kaum termarginalkan di perkotaan. Saat ini MKN proyek pelayanannya di kolong tol Pluit, Jakarta Barat. Yayasan sosial ini sudah ada di Semarang, Jawa Tengah dan segera akan didirikan di Maluku. Sementara di luar negeri telah ada cabang di Malaysia. Kerjasama ini untuk bersama-sama mencari dana. Dan, nantinya YASKI akan turut membangun pencarian dana untuk biaya operasional MKN. Dalam pertemuan antara pengurus nasional YASKI dan MKN ini disaksikan Dr. Saur Hasugian MTh, mantan Dirjen Bimas Kristen yang sekaligus juga Ketua Dewan Pembina YASKI.

Ketua Umum YASKI, Pdt Dr. Japarlin Marbun menyebut, menyambut kerjasama antar YASKI dan MKN tersebut, sebab memang sejak didirikan YASKI untuk bekerjasama dan bergandengan tangan dengan seluruh umat Kristen di Indonesia untuk melakukan hal-hal keagamaan, sosial dan kemanusiaan. “YASKI sendiri adalah lembaga yang disahkan pemerintah untuk menerima dan menyalurkan bantuan keagamaan, bahkan YASKI telah disahkan pemerintah untuk menerbitkan sertifikat untuk bisa digunakan jadi pengurangan pajak pribadi maupun perusahaan,” ujar mantan Ketua Sinode GBI ini.

Hal senada dikatakan, Sekretaris YASKI, Nikson Hence Bulu, SE, M.Th menyebut, bahwa YASKI diberikan pemerintah wewenang untuk mengeluarkan sertifikat yang dapat digunakan atau dikonversi mengurangibpajaknya. “Misalnya, seorang pengusaha mengirimkan dana ke YASKI, kemudian pihak YASKI akan mengeluarkan sertifikat. Sertifikat tersebut bisa digunakan untuk mendapatkan keringanan pajak,” ujarnya. Sementara dari pihak Yayasan MKN, hadir Ketua, Agusten Harahap, Sekretaris Janfrido Siahaan, Bendaraha Jimmy Widiarta Bendahara, PE Pandiangan Kabid Sosdik, Jeffry Manopo Kabid Advokasi Hukum, Joss Master Riung Kabid Ekonomi dan Okto Dales Harahap Kabid Kerohanian. Kerjasama ini tentu diharapkan bisa berbuah dan berdampak kepada kedua yayasan, simbiosis mutualis, saling menguntungkan dan saling berdampak. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.