Situs PGI Kembali Dibobol dengan Motif Penipuan

Suaratapian.com JAKARTA Belum lama ini berita kekristenan di Indonesia digegerkan dengan situs Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) hendak dibobol. Kabarnya situs PGI itu tenyata sudah berulangkali dicoba diretas. Kasus pembobolan situs tersebut bermotif penipuan. Bermula dari info dari salah satu mitra PGI di Jerman, mengirim surat yang mengatakan, bahwa pihaknya telah mengirimkan uang sesuai dengan permintaan dari PGI. Lalu dicek, uang tersebut tak masuk, ternyata uang itu tersebut mereka kirim ke sebuah rekening yang ada di Irlandia.

Karena itu, Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Gomar Gultom M.Th, meminta kepada para mitra PGI untuk lebih mewaspadai penipuan semacam ini dengan mengatasnamakan organisasi aras gereja tersebut. Hal itu dikatakannya saat acara open house di rumah dinasnya, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu malam (02/01/2018).

Dia menambahkan, permintaannya itu perlu menjadi perhatian dari segenap mitra, pasca terbongkarnya praktik penipuan dengan meniru alamat email PGI yang terjadi pada pertengahan Desember lalu, itu. “Padahal, pihak PGI sendiri tak merasa mengirimkan pesan elektronik terkait permohonan dana yang dimaksud,” ujarnya lagi.

“Kemudian kami cek kembali, mengapa dikirimkan ke Irlandia? Ternyata mereka (mitra) menerima email seolah-olah menggunakan email PGI. Di dalam email itu dilampirkan soft copy dari surat berkop PGI yang saya tanda tangani dan ada stempel PGI. Tetapi itu bentuknya soft copy sebagai lampiran email. Nah sayangnya mitra kami ini kurang teliti. Bagaimana mungkin mereka mengirimkan uang ke rekening yang bukan atas nama PGI dan tempatnya di Irlandia?” urainya lagi.

Menurutnya, modus yang digunakan pelaku terbilang cukup meyakinkan karena menyertakan dokumen berkop PGI, serta tanda tangan dirinya. Sehingga, lanjutnya, mitra PGI yang berkedudukan di Jerman berhasil dikelabui oleh pelaku kemudian mengirimkan sejumlah uang ke sebuah nomor rekening di Irlandia.

Tak hanya di Jerman, mitra PGI di Belanda pun tak luput dari sasaran penipuan itu. Kali ini dengan menggunakan modus permohonan bantuan bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah dan menyertakan nomor rekening milik sebuah perusahaan di Indonesia.

“Dan ternyata bukan hanya satu melainkan sudah dua mitra kami yang mengirimkan uang. Satu lagi di Belanda. Mereka mengirimkan uang yang cukup besar terkait permohonan kami untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah. Nah, kalau yang pertama tadi mitra kita di Jerman mengirimkan ke sebuah nomor rekening di Irlandia, yang kedua ini salah satu mitra kami di Belanda mengirimkan ke sebuah rekening atas nama sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia. Ini sekarang sedang dilacak dan sudah diblokir rekening itu,” jelasnya lagi.

“Tetapi menjadi problem adalah ada orang yang menggunakan seolah-olah alamatnya email PGI. Setelah kami selidiki ternyata bukan email PGI yang diretas, tetapi ada teknologi yang mereka gunakan, pengirimnya tetap berasal dari alamat email lain. Tetapi ketika nampak di sendernya seolah-olah dari pgi.or.id (laman resmi milik PGI). Jadi memang ini adalah sebuah kekurangtelitian dari mitra kami di sana,” sambungnya.

Menurut Gomar, situs PGI sendiri sudah berulangkali dicoba diretas, bahkan hampir tiap hari, tetapi tak berhasil. Beruntung, sampai saat ini email milik PGI tetap aman, dan tak berhasil ditembus oleh pelaku. Namun, Gomar mengimbau agar para mitra bisa lebih teliti jika mendapati adanya permohonan bantuan yang mengatasnamakan PGI kembali. Saat ini PGI telah melaporkan kejadian itu ke pihak yang berwenang, dan telah ditangani devisi cyber crime di Polda Metro Jaya. PGI berharap pihak Kepolisian bisa secepatnya mengungkap dan menemukan pelakunya.

Please follow and like us:
0

Leave a Comment