Tahun HKBP 2018 “Kesehatan dan Kebersihan Dalam Lingkungan Hidup” Dimulai Di Distrik XIX Bekasi

suaratapian.com Tahun 2018 bagi sinode Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) adalah Tahun Kesehatan dan Kebersihan Dalam Lingkungan Hidup. Tema ini dipilih sebagai tema program tahunan di HKBP. Lauching pertama dimulai di Distrik XIX Bekasi oleh Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumban Tobing. Bertempat di gereja HKBP Jatiasih, Ressort Jatiasih, Bekasi pada Senin (22/1/2018). Perhelatan ini dipanitiai St G Simbolon.
Acara dimulai dengan kebaktian. Liturgi (maragenda) Pdt Banner Siburian MTh Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, sementara khotbah dilayankan oleh Ompui Ephorus. Ephorus menekankan bahwa sehat dan sakit bisa dipakai Tuhan untuk menyapa umatNya. Tuhan bisa menyapa orang yang sakit tetapi Tuhan juga bisa menyapa orang yang sehat.
“Terkadang ada orang yang berdoa tetapi tak punya iman pengharapan untuk mendoakan yang sakit, seharusnya jika sudah berdoa untuk yang sakit harus ada iman pengharapan untuk sembuh. Tetapi, kalau Tuhan tak izinkan kesembuhan, kita juga bisa menerima itu sebagai sapaan Tuhan,” ujarnya dalam bahasa Batak.
Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumban Tobing, mengatakan, program ini merupakan ajakan bagi seluruh jemaat HKBP yang ada di dunia untuk menjadi keluarga jemaat yang sehat dan bersih dalam lingkungan hidupnya serta harus peduli dengan lingkungan hidup di sekitarnya.
Maka untuk mensukseskan program HKBP 2018 ini, kata Darwin, akan dilakukan pegumpulan dan menyumbangkan satu juta liter darah dari HKBP ke pemerintah melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Pada momentum itu juga diresmian klinik dan perpustakaan gereja HKBP Jatiasih, penanaman pohon, pelepasan burung merpati dan pelepasan balon. Akhirnya membunyikan alarm dan lonceng.

Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumban Tobing bersama Pdt Banner Siburian MTh Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi memberi ulos kepada Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi Abdillah
Karena itu, sebagai institusi gereja suku terbesar di Asia Tenggara HKBP siap mensukseskan Tahun Kesehatan ini. Masih menurut Ephorus, saat ini, ada 88 orang jemaat HKBP yang menyatakan diri siap untuk memberikan komitmen membantu suksesnya program tersebut.
Seogianya Walikota Bekasi Dr Rahmat Effendi hadir, tetapi karena tugas mendesak di Kementerian Dalam Negeri kehadirannya diwakili oleh Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi Abdillah. Dalam sambutannya, Abdillah berharap HKBP tetap menjadi bagian tak terpisahkan untuk menjaga keadaan yang kondusif di Kota Bekasi.
Ephorus didampingi Praeses bersama ketua panitia membunyikan sirene tanda dimulai Tahun Kesehatan dan Kebersihan Dalam Lingkungan Hidup
“Rasa persatuan sebagai anak bangsa, kita menyujudkan tatanan hidup yang lebih aman dan nyaman,” ujar mantan Camat Jatiasih ini. Selain itu, Abdillah mengatakan, berterimakasih atas peran HKBP untuk lauching Tahun Kesehatan dan Kebersihan Dalam Lingkunan Hidup. Karena itu, pemeritahan juga mewujudkan Kota Bekasi sebagai kota yang bersih. Di akhir sambutannya Abdillah juga membagi kartu Sehat terhadap beberapa perwakilan jemaat.
Sementara itu, Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi Pdt Banner Siburian MTh berharap agar seluruh lingkungan gereja di HKBP Distrik 19 Bekasi juga menanam pohon. Banner juga menitipkan pesan pada walikota lewat Abdillah agar juga memberi perhatian pada pengurusan izin gereja HKBP di Bekasi.
“Kami berharap pehartian walikota. Dari 28 jemaat di HKBP Bekasi baru 11 yang mendapat izin artinya ada 17 lagi gereja HKBP di Bekasi yang belum mendapatkan izin. Karena itu kami berharap walikota memberi perhatian untuk itu,” ujarnya. (Hojot Marluga)

Please follow and like us:
0

Leave a Comment