Pdt Gomar Gultom; Paskah Adalah Karya Tuhan, Kita Hanyalah Hamba-hamba Tak Berguna

Suaratapian.com-Umat Kristiani se Bekasi menyelenggarakan Paskah Oikumene di Kota Bekasi. Kota yang disebut-sebut sebagai kota nomor tiga ter-toleran di Indonesia, bisa memang dilihat dari berbagai hal, salah satunya wilayah Kampung Sawah menjadi tepat toleran yang bisa terlihat di Bekasi. Pun Pemerintah Kota Bekasi memberikan Stadion Patriot Candrabhaga untuk perayaan agama dari berbagai agama yang ada. Ini kali pertama umat Kristiani menggelar Paskah bersama bersama aras gereja, pada Sabtu, 29 April 2023. Ketua Umum Perayaan Paskah Oikumene Kota Bekasi 2023, Penatua Patar Situmorang dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan ini merupakan yang perdana digelar di Kota Bekasi.

Patar menambahkan, bersyukur acara ini bisa terselenggara karena difasilitasi Pemda Kota Bekasi, karena diberi tempat Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Perayaan Paskah Oikumene. Acara yang dihadiri ribuan jemaat dari berbagai aras gereja, merupakan perayaan paskah pertama di Kota Bekasi yang difasilitasi Pemda Kota Bekasi.

Perayaan Paskah Oikumene Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga

“Secara khusus saya selaku ketua panitia mengucapkan terima kasih kepada bapak Plt Kota Bekasi (Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto) selaku kepala daerah yang telah memfasilitasi memberikan izin penggunaan Stadion Patriot Candrabaga Kota Bekasi ini,” ujar jemaat GKPI, Bojong Menteng, Bekasi ini.

Sementara itu, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Pdt Gomar Gultom menyampaikan khotbah menyebut, manusia dengil hidup dalam kubangan, manusia besar hidup dengan rasa syukur karena menerima anugerah.

“Dalam kehidupan kita sehari-hari sering sekali terjadi arus balik. Arus mudik selalu diikuti dengan arus balik, dan kenyataan perjalanan hidup kita pun sering sekali Yesus telah menyeberangkan kita dari hidup yang lama kepada hidup yang baru tetapi kita suka dengan arus balik,” ujar pendeta HKBP ini.

“Dia menambahkan, kita sering tidak saja mampu bertahan di pemulihan itu, sebaliknya malah kita sering sekali menghalangi hadirnya pemulihan itu dalam hidup kita. Selalu terjadi tarik-menarik antara dua hal tadi, dan lupa memuji Allah,” ujar pendeta yang selalu mendengungkan toleransi bersama-sama tokoh nasional.

Gomar juga menyebut, perayaan Paskah yang luar biasa di stadion yang sangat besar, menyebut, bahwa mempersiapkan acara ini tak mudah, penuh perjuangan, penuh kerja keras untuk bisa terjadi. Namun, dia mengingatkan, selalu ada godaan untuk mengatakan, ini adalah karena usaha saya. Kalau bukan karena saya, ini tidak akan terjadi.

Pdt. Gomar Gultom, M.Th; Paskah, Membebaskan Manusia Dari Bayang-bayang Kegelapan

“Selalu ada godaan seperti itu dalam hidup kita, tetapi dengan bersyukur saudara-saudara, kita sedang mengakui bahwa ini adalah karya Tuhan dan kita hanyalah hamba-hamba yang tidak berguna, yang kalau bukan karenaNya tidak mungkin mempersiapkan ini semua,” ujarnya, mengingatkan.

Sudah tentu penyelenggaran ini disuport banyak hal.  Sejumlah artis yang turut memeriahkan kegiatan ini diantaranya; Tetty Manurung, Panda Hutagalung, Joy Tobing, Citra Scholastika, Dorman Manik dan istrinya, Rany Simbolon.

Termasuk peran dari Ben Sound & Production pimpinan  Yonathan Andi Gunawan menyiapkan sound system, lighting, LED, videotron, live streaming dan menyediakan panggung, kemudian alat music dan genset yang dibawa 3 unit, membuat acara ini berjalan dengan baik. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

16 − one =