Ibu Bijak Ministry Tebar Sukacita di “Rumah Roti Adeline”: 70 Lansia & Difabel Terima Berkat Rohani dan Jasmani

Suasana Jati Rahayu, Bekasi, Jawa Barat, berubah riuh oleh tawa dan pujian. Senin (22/6/2026) pukul 10.00-13.00 WIB, komunitas Ibu Bijak Ministry menggelar pelayanan kasih di Panti Jompo dan Disabilitas “Rumah Roti Adeline”. Tema yang diangkat: Amsal 17:22 – “Hati yang gembira adalah obat yang manjur.”

Rombongan dipimpin Ibu Maria Siburian, didampingi pengurus inti: Ibu Sarmalina selaku Sekretaris, Ibu Diah Murti Bendahara, Ibu Lily Satigi Humas dan Komunikasi, Ibu Ida Sihombing Seksi Kerohanian, Ibu Enny Ritonga Seksi Doa, serta Bpk. Danang Priyadi Seksi Penghiburan/Games. Pelayanan firman disampaikan Pdt. Rimon Sianipar, doa syafaat oleh Pdt. Joko Waluyo, dan doa permohonan oleh Pdtm. Jesly Tegine.


Yayasan “Rumah Roti Adeline” didirikan Ibu Adeline pada 1997. Awalnya fokus menolong anak-anak terlantar di Senen, Jakarta Pusat. Seiring waktu panti pindah ke Jati Rahayu dan berkembang menampung lansia serta penyandang disabilitas. Kini 70 penghuni dirawat di sana, termasuk 2 orang tunanetra.

Ibu Adeline saat ini berjuang melawan kanker payudara. Tongkat estafet yayasan dipegang putranya, Samuel. “Kehadiran Ibu Bijak disambut sukacita. Kami diantar pulang Pak Samuel dengan rasa syukur, sambil berharap Ibu Bijak Ministry boleh datang lagi melayani,” ujar Samuel.


Dalam khotbahnya, Pdt. Rimon Sianipar menekankan kuasa sukacita. “Hati yang gembira membuat awet muda. Saya hampir 65 tahun, tapi tampak 10 tahun lebih muda karena berserah dan bersandar pada Tuhan. Hati tenang, damai, bahagia, itu obat,” katanya. Ia juga memberi hadiah uang tunai bagi penghuni yang berani menghafal ayat.

Acara games dipandu Bpk. Danang Priyadi memecah suasana. Ia mengajak menyanyikan lagu “Di sini senang, di sana senang” berulang kali dengan lantang. Pantun spontan dilontarkannya:
“Jalan-jalan ke Kanaan, jangan lupa beli jajanan. Kalau ada salah kata dan perbuatan yang kurang berkenan, mohon dimaafkan.”
“Upin Ipin pergi ke sekolah, maafin kalau ada yang salah.”

Ibu Pdt. Sianipar membagikan dompet bagi ibu yang berani maju menyanyi dan menjawab pertanyaan. Ibu Diah Murti membagikan bungkusan kue dan roti bagi yang bisa menjawab kuis seputar binatang ciptaan Tuhan.


Selain berkat rohani, Ibu Bijak Ministry menyalurkan berkat jasmani: 50 kg beras, 4 dus Indomie, 7 kg telur ayam, 5 liter minyak goreng, parcel buah untuk Ibu Adeline, uang tunai untuk operasional Pak Samuel, buku tulis untuk anak-anak, serta 100 nasi kotak dan 100 botol air mineral untuk makan bersama.

“Kami datang membawa hati gembira dan tangan yang mau memberi. Semoga ini jadi obat, seperti firman Tuhan,” ujar Ibu Maria Siburian.

Pelayanan ditutup dengan doa dan ucapan syukur. Harapan “Rumah Roti Adeline” sederhana: agar kasih seperti ini terus mengetuk pintu mereka.

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × one =