Geowisata Pantai Pasifik Porsea Resmi Diluncurkan, Dorong Peningkatan Pariwisata dan Edukasi

Suaratapian.com-Dengan sentuhan Alam dan edukasi, geowisata Pantai Pasifik Porsea diresmikan sebagai destinasi pariwisata yang berkelanjutan. Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, meresmikan Geowisata Pantai Pasifik di Desa Patane IV, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, pada Kamis, 10 Juli 2024. Audi Murphy Sitorus, secara resmi meresmikan Geowisata Pantai Pasifik Porsea dengan melakukan penandatanganan prasasti. Penandatanganan tersebut juga dilakukan oleh General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP-TCUGGp), Azizul Kholis, dan Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), St. Edison Manurung SH, MM.
Acara penandatangan ini langkah penting dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Toba dan pengakuan internasional terhadap keindahan alam Danau Toba. Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, berharap bahwa geowisata Pantai Pasifik dapat menjadi salah satu destinasi wisata baru yang menarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Toba. Dengan demikian, keberadaan geowisata ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Geowisata Pantai Pasifik Porsea diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata baru yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Toba,” ungkap Audi Murphy Sitorus, Wakil Bupati Toba.
Pemerintah Kabupaten Toba, kata Audi, berkomitmen untuk mendukung penuh berbagai program pengembangan pariwisata yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan demikian, Pemkab Toba menunjukkan keseriusan dalam memajukan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), Edison Manurung, menyatakan, bahwa kehadiran Geowisata Pantai Pasifik Porsea menjadi bagian integral dari upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Selain itu, geowisata ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada wisatawan mengenai proses geologi yang membentuk lingkungan sekitar, sehingga meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap kekayaan alam.
“Dengan hadirnya Geowisata Pantai Pasifik Porsea, kita tak hanya menawarkan destinasi wisata baru, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi wisatawan tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan keindahan alam yang unik,” ujar Edison Manurung, Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT).
Dia menekankan bahwa geowisata ini menjadi bagian penting dari upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan, serta meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap kekayaan alam.
“Geowisata Pantai Pasifik Porsea bukan hanya menjadi destinasi wisata baru, tetapi juga menjadi sarana penting dalam upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan, serta meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan alam yang dimiliki,” kata Edison Manurung.
