Danau Toba Mendunia: Menuju Pariwisata Berkelanjutan

Suaratapian.com-Universitas Sumatera Utara (USU) akan menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Outlook Administrasi dan Kebijakan Pajak Tahun 2026” yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat Komite Masyarakat Danau Toba (DPP KMDT) bersama USU. Kegiatan ini akan berlangsung pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 09.00-13.00 WIB di Aula Serbaguna FISIP USU.

FGD ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi strategis mengenai administrasi perpajakan, arah kebijakan fiskal 2026, serta penguatan kolaborasi akademik antara KMDT dan USU. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi forum ilmiah yang bermanfaat bagi pengembangan Kawasan Danau Toba dan penguatan sumber daya manusia. DPP KMDT telah mengajukan permohonan izin kepada Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos. untuk menggunakan Aula Serbaguna FISIP USU sebagai lokasi acara.

Hasil FGD KMDT akan menjadi masukan penting bagi pemerintah, termasuk Menko dan Menteri terkait, serta Ketua DPD RI, untuk mewujudkan visi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata mendunia. Fokus utama adalah mengatasi masalah-masalah yang menghambat kemajuan Danau Toba, seperti penebangan liar dan kegiatan ilegal lainnya yang merusak lingkungan.

Penebangan liar, atau illegal logging, adalah kegiatan yang tidak hanya merusak hutan, tetapi juga berdampak negatif pada ekosistem Danau Toba. Oleh karena itu, perlu ada tindakan tegas dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini dan melindungi lingkungan Danau Toba.

Selain itu, perlu ada upaya untuk mempertahankan status Green Card Danau Toba dan memperbaiki Geo Site di tujuh kabupaten sekitar Danau Toba. Ini akan membantu meningkatkan kualitas pariwisata dan membuat Danau Toba tetap menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan.

Ide dan gagasan Ketua DPD RI, Sutan Baktiar Najamudin, sebagai Ketua Dewan Pembina DPP KMDT, sangat penting dalam mewujudkan visi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata mendunia. Dengan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, Danau Toba dapat menjadi contoh bagi destinasi pariwisata lainnya di Indonesia. (Hotman)

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 − 4 =