Dua Ribuan Jemaat HKBP Distrik VIII Jakarta Padati TMII di “Family Fun Walk” Sambut Tahun Transformasi
suaratapian.com, JAKARTA — Semangat kebersamaan dan iman mewarnai Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Sebanyak dua ribuan jemaat HKBP Distrik VIII Jakarta memadati kawasan Sasono Langen Budoyo dalam kegiatan “Family Fun Walk” sejauh 3 kilometer. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Tahun Transformasi HKBP yang dicanangkan HKBP secara sinodal di seluruh HKBP. Bagi Distrik VIII Jakarta, “Fun Walk” menjadi momentum untuk menggerakkan jemaat dari sekadar ibadah di gedung gereja menuju aksi nyata membangun tubuh yang sehat, keluarga yang kuat, dan pelayanan yang berdampak. Acara dimulai tepat pukul 06.00 WIB. Master of Ceremony membuka rangkaian kegiatan dengan menyapa seluruh peserta, menjelaskan alur acara, serta menyampaikan imbauan keselamatan selama berjalan. Suasana khidmat tercipta ketika dua ribu peserta diarahkan hening sejenak.

Doa pembuka dipimpin oleh Pdt. Sakarias Simanjuntak, S.Th, M. PAK, Sekretaris Distrik HKBP Distrik VIII Jakarta. Dalam doanya, ia memohon penyertaan Tuhan agar setiap langkah yang diambil jemaat menjadi langkah transformasi, bukan hanya secara jasmani tetapi juga rohani.
Setelah doa, seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dikonduktori oleh Tetty. Pengibaran semangat nasionalisme ini menjadi pembuka sebelum masuk ke inti kegiatan, mengingatkan bahwa iman dan cinta tanah air berjalan beriringan.
Selanjutnya, kata sambutan disampaikan oleh Dra. Sandra Sidabutar selaku Ketua Tahun Transformasi Distrik VIII Jakarta. Ia menekankan bahwa transformasi dimulai dari keluarga. “Keluarga yang sehat akan melahirkan jemaat yang kuat,” ujarnya di hadapan peserta. Tema acara “Langkat Sehat, Keluarga Kuat.”
Sambutan kemudian disampaikan Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th, Praeses HKBP Distrik VIII Jakarta. Ia mengajak seluruh peserta dan tamu undangan untuk berdiri bersama, memulai langkah dengan semangat baru. “Ini bukan sekadar jalan santai. Ini adalah deklarasi kita untuk berubah,” tegasnya.
Prosesi pelepasan peserta dilakukan dalam tiga gelombang dengan tanda bunyi sirene. Gelombang pertama untuk Kelompok Keluarga Pendeta dilakukan oleh perwakilan Manna HKBP Pasar Minggu.
Gelombang kedua diikuti oleh kelompok Dance Pardihuta dan SM yang terdiri dari anak-anak yang hadir. Mereka dilepas dengan semangat tinggi dan diiringi sorak-sorai keluarga.
