FPDHH Tak Setuju Jabatan Presiden Tiga Periode

suaratapian.com-Pendapatan dan diskusi-diskusi yang digelar beberapa pihak tentang tiga priode masa Jabatan Presiden, dan sampai saat ini masih tetap digaungkan dan telah merembes ke daerah termasuk ke Kabupaten Humbang-Hasundutan dengan digelarnya beberapa deklarasi menyerukan masa jabatan Presiden ditambah menjadi tiga periode. Hal itu tentu mendapat reaksi, tanggapan dari Ketua Harian Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan (FPDHH), JS Simatupang, S.H, M.H.

Menurutnya, sah-sah saja orang menyampaikan pendapat di alam demokrasi ini. Namun jangan karena kebebasan berpendapat melanggar konsitusi. Bahwa isi masa jabatan Presiden selama tiga periode, yang justru lebih penting adalah komitmen regenerasi dalam kepemimpinan nasional. Maka wacana menambah masa jabatan presiden menjadi tiga periode, sangat tak relevan digaungkan apalagi di tengah pandemi Covid-19.

Alih-alih JS Simatupang, sebagai salah satu inisiator, Pendiri & Ketua Harian FPDHH menyebut, apabila ada oknum-oknum tertentu ingin presiden menjabat tiga periode, maka sebagai masyarakat Humbang Hasundutan kami meminta pada kelompok ini untuk jangan mempengaruhi masyarakat, dan kami akan mengambil langkah hukum apabila ditemukan bentuk ada unsur sengaja mengusik demokrasi dalihan natolu, berpolitik etika di Humbahas.

“Kita salut pembangunan yang ditorehkan di era bapak Joko Widodo, dan tentu kepemimpinan yang sudah diatur dalam Undang-Undang harus dijalankan dan demi kesinambungan kepemimpinan nasional,” ujar JS Simatupang.

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

One thought on “FPDHH Tak Setuju Jabatan Presiden Tiga Periode

  • 1 April 2022 pada 7:21 am
    Permalink

    Mantap FPDHH. Sala mandasor sega luhutan. Konsitusi harus dijalankan dgn benar.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *