Mengembangkan Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Internasional melalui Pembangunan Infrastruktur dan Kegiatan Kepramukaan
Suaratapian.com-St Edison Manurung SH MM, Ketua Umum DPP KMDT, bersama Ka Kwarcap Toba VJ Paraga SIK, yang juga Kapolres Toba, dan Bupati Toba, turut serta dalam acara kemah Pramuka di Geo Wisata Pantai Pasifik Porsea. Acara yang diikuti oleh 1500 peserta Pramuka yang melakukan aksi bersih-bersih Danau Toba dan jalan-jalan. Para peserta Pramuka melakukan aksi bersih-bersih Danau Toba dan jalan-jalan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Acara kemah Pramuka ini dilaksanakan di Geo Wisata Pantai Pasifik Porsea, yang merupakan destinasi wisata alam yang indah dan berpotensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Pramuka dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Edison menyebut, karena acara peringatan kemerdekaan Indonesia yang dilaksanakan di Geo Wisata Pantai Pasifik Porsea, Kabupaten Toba. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk perwakilan Bupati Kabupaten Toba, Kadis Pariwisata, Kadis Pendidikan, dan Kapolres Kabupaten Toba. “Acara dimulai dengan seruan ‘Merdeka’sebanyak tiga kali, diikuti dengan salam pramuka,”sebutnya.
Acara ini dilaksanakan di Geo Wisata Pantai Pasifik Porsea, yang telah diresmikan oleh Bupati Kabupaten Toba pada tanggal 10 Juli 2025. Kapolres Kabupaten Toba telah melakukan upaya untuk mengawal Danau Toba dan meraih green card, yang menunjukkan komitmen daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Acara ini menunjukkan semangat dan komitmen masyarakat Kabupaten Toba untuk memperingati kemerdekaan Indonesia dan menjaga kelestarian lingkungan.
Kapolres Kabupaten Toba dipuji atas dedikasinya dalam mengawal Danau Toba dan meraih green card. Demikian Pramuka dipuji atas semangat dan perjuangannya untuk bangsa dan negara, serta keberaniannya dalam menghadapi tantangan. “Semangat patriotisme dan nasionalisme ditanamkan dalam diri pramuka untuk menjadi anak bangsa yang baik dan berkontribusi pada pembangunan negara,” ujar Edison.
Dia menyebut, memiliki pengalaman sebagai ketua pramuka dan OSIS di sekolah, serta bekerja di departemen keuangan dan menjadi staf khusus ketua DPD RI. Edison mengatakan, untuk mempromosikan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional dan meminta pemerintah untuk mendukung percepatan pembangunan wisata di sekitar Danau Toba.
Danau Toba dianggap sebagai jantung dan paru-paru dunia yang perlu dilestarikan dan dijaga kelestariannya. Danau Toba bukan hanya milik orang Batak atau Sumatera Utara, tetapi milik Indonesia dan dunia yang perlu dijaga bersama.
Edison mengucapkan, dan aspirasi ini menunjukkan komitmen dan semangat untuk mempromosikan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional dan menjaga kelestariannya. “Ucapan terima kasih dan apresiasi disampaikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena dapat hadir dalam acara tersebut. Pembangunan infrastruktur dan fasilitas di sekitar Danau Toba dipuji sebagai langkah yang tepat untuk meningkatkan pariwisata di daerah tersebut.”
Pembangunan infrastruktur jalan dari Medan ke Danau Toba telah memakan waktu hampir 4 jam, namun fasilitas yang ada telah meningkat signifikan dengan investasi triliunan rupiah. Dukungan pemerintah, termasuk Presiden Jokowi dan Bupati Kabupaten Toba, sangat penting dalam mempromosikan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional.
Edison juga menyebut, memiliki lahan seluas 3 hektar yang dapat digunakan sebagai kemah pramuka, dan telah memiliki sertifikat atas nama sendiri dengan keluarga. “Saya mengajukan kepada Kapolres untuk mengusulkan lahan tersebut menjadi kemah pramuka di Kabupaten Toba, Danau Toba,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan pancat pinang akan dilaksanakan besok dengan hadiah yang menarik, dan Kapolres akan hadir bersama Bupati Kabupaten Toba. Rencana untuk membuat kegiatan Sumpah Pemuda di lokasi tersebut pada bulan Oktober, dengan pembukaan oleh Gubernur Sumatera Utara. (Hojot Marluga)
