Selamat Ulang Tahun, Sahabat; Bapak Derman P. Nababan!

Saya sangat terharu dengan kesamaan pengalaman kami, saya pun dari cleaning service menjadi wartawan. Perjuangan yang tidak mudah, tapi kita berhasil melewatinya. Saya percaya bahwa hidup memang harus berproses, dan setiap langkah kecil dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.

Derman P. Nababan adalah contoh nyata bahwa dengan kerja keras, integritas, dan kepercayaan diri, kita dapat mencapai apa pun yang kita impikan. Saya sangat bersyukur memiliki sahabat seperti beliau, yang selalu menjadi inspirasi dan motivasi bagi saya untuk siap berjuang.

Kita sering kali terjebak dalam rasa takut gagal, dan ironisnya, itu malah jadi penghalang kita buat mencapai tujuan. Padahal, kesulitan itu bagian dari proses, kan? Yang penting, kita tak berhenti mencari solusi.

Saya belajar dari jalan hidupnya tetap kuat dan jangan menyerah. Kegagalan seringkali jadi tanda bahwa kesuksesan besar sedang dalam perjalanan. Jadi, jangan kehilangan harapan, teruslah berjuang! Tetap kuat dan jangan menyerah, ya! Kegagalan seringkali jadi tanda bahwa kesuksesan besar sedang dalam perjalanan.

Dijamu Sei Babi

Satu waktu saya ke NTT. Selama hampir tiga minggu di Nusa Tenggara Timur (NTT), saya memiliki banyak pengalaman yang tak terlupakan. Dari Kupang hingga kabupaten-kabupaten lainnya, setiap tempat meninggalkan kisah yang berbeda.

Salah satu kisah yang paling berkesan adalah beliau sebagai Wakil Ketua PN Kupang bersama ito, istrinya Rumata Rosininta Sianya Manalu, seorang jaksa menjamu kami di rumah makan Sei Babi, menikmati sajian khas NTT yang lezat. Sei, daging yang disayat dan diasapi dengan bara api pohon kosambi, adalah salah satu keunikan NTT. Kami lanjutkan menikmati kopi dan goreng pisang di beranda hotel Kristal, menghadap laut yang indah.

Pria kelahiran Tapanuli Utara, 25 Maret 1971. Derman P. Nababan adalah contoh nyata bahwa kegigihan, keinginan belajar, dan keberanian dapat mengubah nasib seseorang. Kisahnya yang luar biasa, dari cleaning service dan satpam menjadi Ketua Pengadilan Negeri, mengajarkan kita bahwa latar belakang ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan.

Dengan pantang menyerah dan disiplin, Derman menunjukkan bahwa ketekunan dalam belajar dan bekerja akan membuahkan hasil. Ia juga menekankan pentingnya keluar dari zona nyaman, mengambil risiko, dan tidak menetap di posisi yang aman jika ingin berkembang.

Derman juga membuktikan bahwa kecerdasan emosional, integritas, dan kerendahan hati adalah kunci untuk mencapai kesuksesan yang sejati.

Beliau contoh nyata dari seorang hakim yang memiliki integritas tinggi dan anti-suap. Perjalanan kariernya yang inspiratif dari seorang cleaning service dan satpam menjadi Ketua Pengadilan Negeri membentuk karakternya menjadi sosok yang menghargai kejujuran dan takut akan Tuhan.

Dikenal sebagai hakim yang tegas dan tidak mau disogok, memegang teguh prinsip anti-transaksional dalam penanganan perkara. Ia menegaskan bahwa integritas adalah harga mati dan tidak bisa ditawar dalam menjalankan tugas yudisial.

Dengan latar belakang yang sederhana, menjadi sosok yang membumi dan memahami arti perjuangan. Ia tidak mudah tergoda oleh materi dalam menjalankan tugasnya dan berani menolak praktik suap.

Sebagai Ketua Pengadilan, Derman aktif melakukan pembinaan dan pengawasan kepada para hakim dan pegawai di bawahnya untuk menghindari tindakan transaksional. Ia juga giat membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lembaga peradilan yang dipimpinnya.

Derman P. Nababan membuktikan bahwa hakim yang berasal dari latar belakang sederhana sekalipun mampu mempertahankan kejujuran dan integritas di tengah godaan korupsi.

Dari NTT sempat ke Jayapura. Dari Jayapura ke Blitar, karir hakim yang berdedikasi terus menanjak kini sebagai Ketua Pengadilan Negeri Blitar. Selamat ulang tahun, bapak Derman P. Nababan, S.H., M.H! Semoga hari spesialmu dipenuhi dengan kebahagiaan, cinta, dan kesuksesan. Tuhan Yesus memberikati. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − 7 =