Webinar Nasional MPK: Meneropong Tata Kelola & Postur Anggaran Pendidikan di Masa Mendatang
Suaratapian.com-Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (MPK) menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema “Meneropong Tata Kelola & Postur Anggaran Pendidikan di Masa Mendatang” pada 18 November 2025. Webinar ini menghadirkan narasumber terkemuka untuk membahas isu-isu strategis dalam pendidikan, termasuk dampak putusan Mahkamah Konstitusi terkait sekolah gratis, Dana BOS, PAUD, dan PIP untuk untuk membahas isu-isu strategis dalam pendidikan, termasuk dampak putusan Mahkamah Konstitusi terkait sekolah gratis, Dana BOS, PAUD, dan PIP. Acara ini bertujuan memperkuat pemahaman para pendidik dan pengelola sekolah tentang arah kebijakan dan anggaran pendidikan di Indonesia.
Webinar ini menghadirkan beberapa narasumber hebat, yaitu: Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP: Ketua Komisi X DPR RI yang memimpin pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional. Handi Irawan D., MBA., Ketua Umum MPK. Kemudian, Amich Alhumami, M.A., M.Ed., Ph.D: Anggota Dewan Pendidikan Tinggi, Yeremia Dwi H: Analis Kebijakan, Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan.
Amich Alhumami, M.A., M.Ed., Ph.D, Anggota Dewan Pendidikan Tinggi, membahas tentang pentingnya anggaran pendidikan 20% dari APBN dan bagaimana hal ini menjadi diskusi yang hangat dalam beberapa tahun terakhir. Menekankan bahwa anggaran pendidikan yang besar harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pentingnya pendidikan sebagai hak dasar warga negara dan bagaimana hal ini dapat membantu membangun kesadaran bersama dan keanekaragaman. Beliau menekankan bahwa pendidikan memiliki dimensi yang luas, termasuk membangun kesadaran publik, keadilan, dan perdamaian,” ujarnya.
Beliau juga menyebutkan, bahwa transformasi pendidikan memerlukan studi yang mendalam dan komprehensif, serta tanggung jawab yang besar dari pemerintah dan masyarakat. Amich Alhumami juga menekankan pentingnya layanan pendidikan yang berkualitas dan menarik, sehingga dapat menciptakan warga negara yang baik dan sehat.

Dia menyebutkan bahwa transformasi pendidikan memerlukan penyesuaian dengan perkembangan dan dinamika sosial yang baru, serta visi Indonesia 2045. Amich Alhumami juga menekankan pentingnya pendidikan yang berkualitas untuk meningkatkan kualifikasi penduduk dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
