Kapler Marpaung Ikut Mendampingi Pucuk Pimpinan HKBP Bertemu Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah
Suaratapian.com-Di Indonesia ada tiga organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yaitu PBNU, Muhammadiyah dari umat Muslim, dan HKBP mewakili Kristen. Pertemuan yang sangat positif dalam membangun silaturahmi. Sukacita pertama, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, dengan Ephorus HKBP Pdt Dr.Victor Tinambunan. Ephorus HKBP yang dikenal dengan kepemimpinan dan kecerdasannya, didampingi rombongan pucuk pimpinan HKBP dan tokoh HKBP.
Kesepakatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kerukunan sebagai faktor penentu kemajuan bangsa sangatlah penting. Muhammadiyah telah menunjukkan komitmennya dalam mengelola pendidikan tinggi dan merawat kebhinekaan di Indonesia. Kerja sama konkret untuk mengatasi masalah-masalah sosial seperti narkoba, judi, human trafficking, dan kerusakan alam sangatlah diperlukan. Rencana kunjungan balasan juga dibicarakan ke Kantor Pusat HKBP dan Universitas HKBP Nommensen juga menunjukkan kesediaan untuk membangun hubungan yang lebih erat dan kolaborasi antara organisasi keagamaan dan pendidikan.

Sebelumnya, di hari yang sama, pertemuan Ephorus HKBP bersama jajaran dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta pada, Selasa, 18 Juni 2025 menandai langkah penting dalam memperkuat hubungan historis antar-umat beragama di Indonesia. Tujuan Pertemuan tentu meningkatkan kerja sama konkret antara HKBP dan PBNU dalam berbagai bidang, seperti lingkungan, ekonomi masyarakat, pembangunan rumah ibadah, dan penanganan konflik agama serta sosial. Merumuskan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan kolaborasi untuk mereduksi konflik dan menjadikan agama sebagai sumber solusi.
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyatakan, sebagai sesama ormas keagamaan besar sedia bekerjasama bahwa pertemuan berlangsung hangat dan produktif. PBNU dan HKBP sepakat untuk segera merumuskan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai tonggak kolaborasi. HKBP adalah gereja Protestan terbesar di Indonesia dengan warisan tradisi Lutheran dan Reformed di kalangan masyarakat Batak. Saat ini diperkirakan HKBP memiliki lebih dari 6,5 juta jemaat di seluruh Indonesia dan beberapa gereja di luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat.
Pertemuan yang sangat penting, tampak dalam pertemuan antara tokoh-tokoh penting dari berbagai organisasi keagamaan dan masyarakat, termasuk Ephorus Dr. Victor Tambunan didampingi tokoh HKBP, Dr. Effendi MS Simbolon, St. Kapler Marpaung dan St. Martuama Saragih menunjukkan bahwa pertemuan ini melibatkan berbagai tokoh dan pemimpin dari berbagai latar belakang. “Pertemuan seperti ini dapat memperkuat hubungan dan kerja sama antar organisasi keagamaan dan masyarakat, serta membahas isu-isu penting yang relevan dengan kepentingan bersama,” ujarnya Kapler.
Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, didampingi Kepala Departemen, Diakoni Pdt. Eldarton Simbolon, D. Min. Hadir juga Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th, Praeses Bekasi Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., Praeses HKBP Distrik XXVIII Deboskab Pdt. Ridoi Batubara, STh, MPdK, Praeses HKBP Distrik XXI Banten Pdt. Sumihar Sinaga, M.Th dan Sekretaris Distrik HKBP Jakarta, Pdt. Sakarias Simanjuntak. Dan didamping Dr. Effendi MS Simbolon Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN) periode 2024-2028 dan tokoh HKBP Kapler A. Marpaung serta Martuama Saragih.
Dalam pertemuan ini Ephorus HKBP juga menyampaikan bahwa kelestarian lingkungam hidup di kawasan Danau Toba Tapanuli perlu dijaga dan dilestarikan. Kehadiran PT Toba Pulp Lestari sudah lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya. Oleh karena itu, kehadiran PT TPL harus diahkiri agar tercipta ekologi yang baik. Ketua Umum PB NU dan PP Muhammadiyah mendukung program Ephorus HKBP dalam menjaga lingkungan hidup di Tapanuli atau kawasan Danau Toba.

Kapler Marpaung adalah sintua HKBP Menteng Lama Halimun dan tokoh HKBP yang sejak awal tahun 90-an telah bersahabat dengan Effendi Simbolon. Kapler pernah pemimpin perusahaan media SUARA HKBP selama 12 tahun lebih, pernah juga sebagai Ketua Umum Panitia HUT 66 HKBP Distrik 8 Jawa Kalimantan tahun 2006 serta Ketua Umum Perayaan Paskah Gabungan Distrik Jakarta Raya, Bekasi dan Banten. Kapler seorang profesional asuransi yang telah berkarir selama 41 tahun. Karir di Asuransi sebagai Chairman PT Jupiter Insurance Broker & Consultants (2006-sekarang). President Director PT Asuransi Binagriya Upakara (2007-2009). President Director PT Bimantara Graha Insurance Brokers (1993-2005). Komisaris Utama PT Tala RE International (2004-2013). Direktur Utama PT Tala Re International (2013-sekarang).
Kapler juga saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Komunitas Ekonomi Rakyat Danau Toba (PK-ERDT) yang mana PK-ERDT ini pernah mengirimkan surat terbuka kepada pemerintah dan TPL sekitar 7 tahun lalu untuk gerakan Tutup TPL. (Hojot Marluga)
