Kolaborasi KMDT dan Badan Gizi Nasional untuk Masyarakat Sehat

Suaratapian.com-Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Gizi Nasional pada saat Musyawarah Nasional (Munas) KMDT yang akan diselenggarakan pada tanggal 3 Oktober 2025 di Jakarta. MoU ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat di kawasan Danau Toba melalui kerja sama strategis antara KMDT dan Badan Gizi Nasional. Kerja sama ini sejalan dengan program prioritas pemerintah, yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah dimulai pada Januari 2025 dan akan terus dilaksanakan hingga Desember 2025. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak sekolah, serta mendukung terciptanya tenaga kerja sehat, produktif, dan kompetitif.

Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), Edison Manurung bersama Ketua Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif Benny Lumban Gaol, pada Selasa, 16 September 2025 ini menemui Mayjen TNI Pur Lodewik Pusung, Wakil Ketua Badan Gizi Nasional. Pertemuan ini membahas terkait kerja sama antara KMDT dan Badan Gizi Nasional dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat di kawasan Danau Toba.

Diharapkan dalam rangka mendukung program gizi nasional, Ketua Badan Gizi Nasional, Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dewan Pimpinan Pusat Komite Masyarakat Danau Toba (DPP KMDT).

Program ini sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui peningkatan gizi dan kesehatan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung program gizi nasional.

Melalui MoU ini, Badan Gizi Nasional dan DPP KMDT akan bekerja sama dalam mengembangkan program gizi yang tepat sasaran dan efektif untuk anak-anak sekolah di wilayah Danau Toba. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Saya Edison Manurung, Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), telah melakukan diskusi dan rapat dengan pimpinan Badan Gizi Nasional. Kami berkomitmen untuk mendukung dan mensukseskan program Badan Gizi Nasional, dan kami berharap pimpinan Badan Gizi Nasional dapat hadir pada tanggal 3 Oktober untuk berdiskusi dengan kami dan pimpinan KMDT dari provinsi dan kabupaten,”ujarnya.

Dengan adanya kerja sama ini, KMDT berharap dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat di kawasan Danau Toba dan sekitarnya. KMDT juga berharap bahwa diskusi ini dapat menjadi langkah awal bagi kerja sama yang lebih erat antara KMDT dan Badan Gizi Nasional dalam mendukung program gizi nasional.

“Saya berharap kehadiran pimpinan Badan Gizi Nasional dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung program gizi nasional. Kami siap bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Danau Toba,” tambahnya.

Karena itu, KMDT memohon kesediaan Kepala Badan Gizi Nasional untuk hadir dan menjadi narasumber dalam Musyawarah Nasional (Munas) I KMDT yang diselenggarakan pada tanggal 3 Oktober 2025 di Hotel Artotel Gelora Senayan, Jakarta. Tema Munas kami adalah “Danau Toba Menuju Pusat Peradaban, Kedaulatan Pangan, dan Pariwisata Berkelanjutan Indonesia” dengan subtema “Membangun Sinergi Pemerintah, Daerah, dan Masyarakat untuk Kesejahteraan dan Keberlanjutan Kawasan Danau Toba”.

“Kami sangat berharap Kepala Badan Gizi Nasional dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman tentang peran Badan Gizi Nasional dan implementasi makanan bergizi di Sumatera Utara. Kehadiran dan pandangan Bapak akan menjadi kehormatan besar bagi kami dan memberikan kontribusi penting dalam memperkuat kesadaran dan kebijakan mengenai gizi sebagai fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan berkelanjutan Kawasan Danau Toba,” ujarnya. (Hotman)

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + 6 =