PAC PBB Jatikramat Peduli Kepada Warga Terdampak PPKM Level-4

suaratapian.com BEKASI– Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) Pengurus Ranting (PR) Jatikramat semakin dikenal masyarakat lewat kepedulian sosial, khususnya di Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Setelah sebelumnya sukses menggelar vaksinasi untuk 1.000 orang, usia 12-18 tahun di awal Agustus lalu, kali ini kepedulian social PBB PAC Jatikramat mewujud lewat pemberian ‘Sembako’ dengan prioritas para Ketua Rukun Warga (RW) di lingkup Kelurahan Jatikramat. Syahrul Jan Sinabutar selaku sekretaris PR Jatikramat menyampaikan; agenda ini merupakan agenda kedua dari rangkaian ‘PBB melawan Covid 19’ lewat pemberian Sembako, yang puncaknya pada Sabtu, 07/08/21. “Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada Saudara kami para RW yang bertugas mensosialisasikan kebijakan penanganan Covid-19, selama pemberlakuan PPKM level-4, karena mereka juga pahlawan Covid19,” ujarnya.

Sementara itu, Samuel Sitompul, SH selaku Ketua PAC PBB Jatikramat di damping Andar Silaen selaku wakil ketua PBB PAC Jatiasih menyampaikan ‘terimakasih’ kepada setiap pemangku kebijakan di Jatiasih, khususnya Lurah Jatikramat yang mengapresiasi kinerja PBB PR Jatikramat dan juga kepada seluruh rekan anggota PBB Jatikramat yang cepat tanggap terkait permasalahan sosial saat ini.

Secara symbolis, pemberian Sembako diterima perwakilan dari para RW Bapak Ngadiran Hadiwiranto selaku ketua RW 05 didampingi Seksi pembangunan RW 05, Drs Joko Edi Pramono. Beliau mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemuda Batak Bersatu Pimpinan Ranting Jatikramat, seraya mendoakan semoga anggota PBB PR Jatikramat diberikan kesehatan serta dilancarkan rezekinya, agar tetap semangat dalam setiap aktivitas giat sosialnya.

Adapun paket bansos berupa beras masing-masing seberat 5 kg, minyak goring, roti Creacker, di mana seluruh proses pembagian Sembako ini, dilakukan dengan tetap mengedepankan Prokes Covid-19. “Semoga pelaksanakan kegiatan baksos berupa pembagian Sembako kepada warga ini, sedikit bisa meringankan beban mereka di masa PPKM Darurat Level 4,” ujarnya. (HM)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.