Jemaat Jehovah Rapha Paspampres Layani di Rutan Pondok Bambu

suaratapian.com-Jemaat Jehovah Rapha Paspampres melaksanakan pelayanan rohani di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Kamis, 5 Maret 2026. Pelayanan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB ini dihadiri oleh warga binaan Rutan Pondok Bambu. Khotbah yang disampaikan oleh Danang Priyadi berjudul “Berdosa Bila Tidak Melakukan Apa-Apa”, dengan dasar Firman Tuhan dari Hakim-Hakim 5:23. Dalam khotbahnya, Danang Priyadi menekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk terlibat dalam pekerjaan Tuhan.

“Seperti dalam perumpamaan tentang talenta, seseorang yang menerima satu talenta tetapi tidak mengembangkannya disebut sebagai hamba yang malas dan tidak berguna,” ujar Danang Priyadi. Oleh karena itu, umat diajak untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang telah Tuhan percayakan, sehingga dapat menghasilkan buah yang lebih besar bagi kemuliaan Tuhan.

Pelayanan rohani ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi warga binaan Rutan Pondok Bambu untuk terus mengembangkan diri dan melayani Tuhan dengan lebih baik.

Pelayanan rohani di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, tidak hanya memberikan berkat rohani, tetapi juga berkat jasmani bagi warga binaan. Selain menerima khotbah dan doa, para warga binaan juga menerima 60 lunch box sebagai makan siang.

Ibadah tersebut dihadiri oleh Kepala Kerohanian Rutan Pondok Bambu, Bapak Nikho Kristyanto Eliazar, bersama sekitar 60 warga binaan. Dalam kesempatan itu, Rumondang, seorang warga binaan dari Blok D, membagikan kesaksiannya tentang pengalaman mengalami kesembuhan dari kanker payudara stadium empat melalui doa.

Kesaksian Rumondang menjadi penguatan iman bagi para warga binaan, yang mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh sukacita. Mereka sangat berterima kasih atas pelayanan rohani yang diberikan dan berharap dapat terus mengembangkan iman mereka.

Pelayanan rohani di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, tidak hanya memberikan berkat rohani, tetapi juga berkat jasmani bagi warga binaan. Selain menerima khotbah dan doa, para warga binaan juga menerima 60 lunch box sebagai makan siang.

Ibadah tersebut dihadiri oleh Kepala Kerohanian Rutan Pondok Bambu, Bapak Nikho Kristyanto Eliazar, bersama sekitar 60 warga binaan. Pelayan-pelayan hari ini adalah Bpk. Taufik Hutapea sebagai Pianist, Eny Ritonga sebagai Doa Buka, Lily Maringka sebagai WL (Worship Leader), dan Danang Priyadi sebagai Pengkotbah.

Dalam ibadah tersebut, Rumondang, seorang warga binaan dari Blok D, membagikan kesaksiannya tentang pengalaman mengalami kesembuhan dari kanker payudara stadium empat melalui doa. Rumondang divonis sakit kanker payudara stadium 4 oleh dokter, tetapi dia tidak mau dioperasi atau dikemo. Dengan iman dan doa, Tuhan mengabulkan doanya dan ia merasa pulih dan tidak sakit lagi hingga sekarang.

Kesaksian Rumondang menjadi penguatan iman bagi para warga binaan, yang mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh sukja. Mereka sangat berterima kasih atas pelayanan rohani yang diberikan dan berharap dapat terus mengembangkan iman mereka. (Hotman)

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 16 =