Bedah Buku: Membangun Negara melalui Kewirausahaan dan Inovasi, Kunci Meningkatkan Lapangan Kerja dan Pendapatan

Suaratapian.com-Acara bedah buku “Perspektif Manajemen Strategis, Kewirausahaan dan Inovasi” diselenggarakan pada Sabtu, 21 Juni 2025, di Kantor PLN Wilayah Sumatera Utara, Gedung Astakona Lt. 4, Jl. KL Yos Sudarso No. 284, Medan. Acara ini membahas peran para wirausahawan dan inovasi dalam pertumbuhan ekonomi di era kecerdasan buatan. Buku yang dibedah merupakan karya Dr. Ir. Manerep Pasaribu, MM, dan Albert Widjaja, MBA, Ph.D. Dr. Manerep Pasaribu adalah Dosen Manajemen Strategis di PPIM FEBUI dan pernah menjabat sebagai GM PLN Sumut 2007-2009. Sementara itu, Albert Widjaja adalah Dosen Senior Manajemen Strategis di PPIM FEBUI yang berbasis di Amerika Serikat.

Acara ini dihadiri oleh GM PLN UID Sumut, Ahmad Syauki ST. MT, serta sejumlah narasumber dari akademisi dan industri terkait. Mereka membahas bagaimana wirausahawan dan inovasi dapat berkontribusi pada pembangunan negara.

Pertumbuhan ekonomi di era kecerdasan buatan sangat bergantung pada kemampuan negara dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan inovasi. Berdasarkan buku “Perspektif Manajemen Strategis, Kewirausahaan dan Inovasi” karya Dr. Ir. Manerep Pasaribu, MM dan Albert Widjaja, MBA, Ph.D, beberapa hal penting yang dapat dilakukan adalah meningkatkan jumlah pengusaha Dr. Manerep Pasaribu menyatakan, bahwa Indonesia memiliki jumlah pengusaha yang relatif rendah, yaitu 1,65% dari populasi, dibandingkan dengan negara lain seperti Amerika Serikat (11,5%), Jepang (11%), dan Singapura (7,2%). Meningkatkan jumlah pengusaha dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

suasana diskusi bedah buku

Lalu, buku ini juga mengajak memanfaatkan teknologi. Kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi dengan mengakselerasi perkembangan ekonomi dan meningkatkan daya saing. AI dapat membantu dalam analisis data, pengambilan keputusan, dan meningkatkan efisiensi bisnis.

Kemudian meningkatkan inovasi. Inovasi sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan memanfaatkan teknologi dan meningkatkan jumlah pengusaha, inovasi dapat meningkat dan membantu meningkatkan daya saing negara.

Membangun Keunggulan Daya Saing

Membangun keunggulan daya saing sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan memanfaatkan teknologi dan meningkatkan inovasi, negara dapat membangun keunggulan daya saing yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Dalam konteks pembangunan negara, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dapat dicapai dengan meningkatkan jumlah pengusaha, memanfaatkan teknologi, meningkatkan inovasi, dan membangun keunggulan daya saing. Dengan demikian, negara dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Lagi-lagi Dr. Manerep Pasaribu menjelaskan, ada banyak kendala yang membuat orang kesulitan berusaha di Indonesia. Salah satunya karena kurang kreatif atau minim inovasi, padahal inovasi merupakan alat khusus pengusaha dalam menjalankan bisnisnya, memanfaatkan membangun negara ini melalui potensi-potensi entrepreneur atau yang belum entrepreneur supaya menjadi entrepreneur untuk bisa membangun negara ini.

“Menurut teorinya hanya entrepreneur yang bisa membangun negara jadi semakin banyak semakin banyak entrepreneur yang tercipta di sebuah negara, praktis di negara itu akan bisa menciptakan lapangan kerja yang bagus lebih banyak,” ujarnya.

Diskusi buku yang berlangsung pada acara bedah buku “Perspektif Manajemen Strategis, Kewirausahaan dan Inovasi” karya Dr. Ir. Manerep Pasaribu, MM dan Albert Widjaja, MBA, Ph.D, membahas tentang peran kewirausahaan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

GM PLN Unit Induk Distribusi Sumut, Ahmad Syauki bersama Dr. Ir. Manerep Pasaribu, MM didampingi istri

Masih dengan Dr. Manerep Pasaribu, menjelaskan, bahwa banyaknya kendala yang dihadapi oleh para pelaku usaha di Indonesia, salah satunya karena kurangnya kreativitas dan inovasi. Namun, dengan meningkatnya jumlah entrepreneur di Indonesia, maka akan tercipta lapangan kerja yang lebih banyak dan pendapatan penduduk akan meningkat, sehingga pengangguran dapat berkurang.

Hal ini menjadi salah satu solusi dari krisis yang dihadapi saat ini, di mana banyak tempat-tempat pekerjaan yang telah ditutup. Dengan demikian, mendukung entrepreneur, terutama entrepreneur muda melalui UKM dan UMKM, dapat membantu negara menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, GM PLN Unit Induk Distribusi Sumut, Ahmad Syauki, merasa terhormat karena Dr. Manerep dapat hadir untuk berdiskusi dan menjadi kontribusi yang sangat luar biasa bagi akademisi dan mahasiswa. “Kesempatan berharga untuk belajar.”

GM PLN Unit Induk Distribusi Sumut, Ahmad Syauki, merasa terhormat karena Dr. Ir. Manerep Pasaribu, MM dapat hadir di kantor PLN untuk berdiskusi. Beliau berharap diskusi ini dapat memberikan kontribusi yang luar biasa bagi akademisi, mahasiswa, dan perkembangan usaha di Indonesia.

Sementara itu, Himsar Ambarita, akademisi Universitas Sumatera Utara, merasa terbantu dengan pengalaman Dr. Manerep yang dapat dibawa ke dalam pengajaran di kampus. Beliau berharap pengalaman praktis Dr. Manerep dapat melengkapi teori-teori yang diajarkan di kampus.

Dr. Ir. Manerep Pasaribu, MM menjelaskan, bahwa tujuan bedah buku ini adalah untuk membangun negara melalui potensi-potensi entrepreneur. Beliau berharap semakin banyak wirausahawan yang tercipta di Indonesia, sehingga lapangan pekerjaan akan meningkat, pendapatan akan meningkat, dan pengangguran akan berkurang.

Diskusi ini dapat menjadi kesempatan berharga untuk belajar dan meningkatkan pengetahuan tentang kewirausahaan dan inovasi. (Hotman)

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + eight =