Kehidupan Toleransi Kembali Terusik di Bekasi
Merespon demo anti toleransi yang terjadi di Cikarang Baru kemarin, Pemuda Batak Bersatu (PBB) meresponinya dengan menggelar demo ke kantor Bupati Bekasi. Mereka meminta ketegasan pemerintah kabupaten untuk menegakkan aturan. Menanggapi hal itu, Obor Panjaitan aktivis hukum sekaligus pendiri Oborkeadilan.com merespon tindakan dari organisasi Batak yang baru beberapa waktu lalu berdiri. “Mereka turun berunjuk rasa di jantung penegak hukum yang dalam hal ini memble tidak tegas alias lihat-lihat situasi. Satu hal lagi, kiranya ke depan kelompok ormas PBB ini memberi pencerahan mengedukasi, investigasi lebih dalam,” ujarnya.
Obor juga mempertanyakan, mengapa sampai terjadi penolakan dari masyakarat oknum-oknum radikal itu? “Apakah ada pemaksaan alih fungsi hunian berubah jadi fungsi lain? Membela sekaligus mengarahkan, mengedukasi warga masyakarat perlu dilakukan,” ujar Obor. Kita berharap pemerintah daerah segera mengatasi permasalahan ini, sehingga kebebasan dalam beribadah dapat dirasakan oleh semua agama di tengah masyarakat yang masih berjuang untuk Covid-19. (HM)
