Lomba Karya Tulis Guru Kristen Usai, Pemenang Telah Terpilih

LKT GUKI 2026 mengangkat tema “Guru Kristen Mencerdaskan, Membentuk Karakter dan Mencetak Generasi Unggul bagi Kristus”. Adapun tiga subtema judul pilihan bagi peserta adalah Guru Inspiratif, Guru sebagai Pendidik Unggul Ilmu, Unggul Iman, Unggul Karakter, serta Guru dan Teknologi Pintar.

Lomba ini dibagi dalam dua tahap, yakni babak kualifikasi dan babak final. Juri memilih 10 tulisan terbaik untuk masuk babak final, dan dari 10 tulisan itu juri final memilih Juara 1, 2, 3 dan Harapan. Sementara Juara Tulisan Favorit dipilih oleh pembaca melalui portal berita media online Kristen yang menerbitkan 10 tulisan tersebut, dengan tulisan yang paling banyak dibaca menjadi pemenangnya.

Ketua GUKI yang juga Pengurus Harian MPK di Indonesia, Wulanningrum, M.Pd, mengatakan LKT diselenggarakan untuk memberi ruang bagi guru Kristen dalam menyuarakan gagasan, sebuah langkah yang patut disyukuri. “Di tengah kesibukan dan kepenatan tugas mendidik, karya-karya ini hadir bagai oase yang menyejukkan, membuktikan betapa kita memiliki begitu banyak pendidik berbobot di tanah air,” ujarnya.

Wulanningrum yang juga Direktur Akademik Sekolah Kristen Tritunggal Semarang ini menambahkan, lewat wadah yang tepat, kedalaman dan kebaruan pemikiran guru Kristen akan memberi dampak lebih luas melampaui dinding sekolah untuk menjangkau rekan sejawat hingga masyarakat. “Mari terus berkarya dan menginspirasi melalui tulisan yang tak lekang oleh ruang dan waktu!” ajak Wulan.

Sementara itu, Ketua Umum MPK di Indonesia, Handi I, mengatakan melalui guratan pena dalam lomba ini diharapkan keindahan visi dan ketulusan hati para pendidik dapat tertuang menjadi inspirasi yang hidup. “Sebagai Ketua MPK, saya menyambut hangat dan mendukung penuh penyelenggaraan lomba menulis bagi para guru Kristen ini. Bagi kami, guru adalah tiang utama sekaligus stakeholder terpenting dalam dunia pendidikan yang memegang amanah besar untuk mengubah masa depan dan hidup para murid,” katanya.

Handi yang juga Anggota Dewan Pendidikan Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu berharap ajang ini melahirkan guru-guru yang mampu menjadi teladan nyata dan bersinar terang dalam menghidupi panggilan mulia mereka. “Semoga setiap tulisan yang lahir tidak hanya menjadi karya, tetapi juga pemantik semangat yang memberi dampak mendalam serta menggerakkan guru-guru lain untuk terus bertumbuh,” harapnya.

Apresiasi tinggi juga datang dari Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI. Dirjen Bimas Kristen menilai LKT GUKI merupakan langkah positif dalam mendorong para guru Kristen untuk terus mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta budaya literasi melalui karya tulis yang inspiratif dan membangun.

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − eleven =