Punguan Parna Nusantara Menjawab Kerinduan
suaratapian.com-Dalam masyarakat Batak, hingga saat ini harus diakui kelompok marga terbesar dan paling banyak adalah komunitas keturunan (pomparan) yang tergabung Parna (Parsadaan Raja Naiambaton. Dalam catatan yang pernah terdata di perkumpulan Parna tahun 2015, anggota kelompok marga ini sudah mencapai 73 marga, yang tersebar dari 7 kabupaten kawasan Danau Toba di Sumatera Utara, sebagai asal penyebaran, hingga pada gilirannya menyebar ke berbagai pelosok nusantara, bahkan sebagian antara mereka telah berdiaspora ke luar negeri. Sudah menjadi hal yang lumrah bila suatu komunitas marga, atau perkumpulan sosial di kalangan orang Batak dengan anggota mencapai jutaan orang, kerap terjadi silang pendapat maupun perbedaan prinsip yang muaranya membutuhkan sekaligus merindukan wadah yang lebih aspiratif mampu mengimplementasikan keinginan dan kepentingan para anggota.

Dari kondisi inilah sejumlah tokoh dan anggota marga Parna setelah selama beberapa waktu berembuk berdiskusi untuk kemajuan Parna dan pada akhirnya menggelar deklarasi sekaligus pelantikan pengurus Punguan Parna Nusantara di Putri Duyung hall, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 5 September 2026, dengan memetik thema “Mempererat Persaudaraan dan Kekeluargaan Pomparan Raja Naiambaton di wilayah Nusantara serta Menyatukan Tekad Mewujudkan Indonesia Emas” dalam suatu acara yang tergolong meriah dan sukses.
