BATAK CENTER Mendesak Pemerintah untuk Menghentikan Konflik di Tano Batak
suaratapian.com-BATAK CENTER menyampaikan pernyataan sikapnya terkait aktivitas PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Kawasan Danau Toba, dengan menyatakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi sosial dan lingkungan yang terjadi akibat konflik yang meluas. Mereka memohon belas kasihan Tuhan Yang Maha Kuasa untuk memberikan solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah bagi kesejahteraan masyarakat Tano Batak.
BATAK CENTER menekankan pentingnya pelestarian warisan budaya Batak dan penyiapan generasi masa depan yang unggul. Mereka percaya bahwa kelestarian alam dan keberlanjutan Tano Batak harus diukur tidak hanya dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terpeliharanya identitas, harkat, dan martabat, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur Bangso Batak.
Setiap kebijakan di Tano Batak harus berpusat pada kepentingan generasi penerus Bangso Batak, dengan fokus pada lingkungan sehat, ruang hidup adil, pendidikan, dan pemberdayaan yang memadai. BATAK CENTER meyakini bahwa penyelesaian masalah harus dilandasi hati nurani, mengutamakan keadilan, keberlanjutan, dan kemaslahatan jangka panjang bagi Bangso Batak.
BATAK CENTER mengeluarkan pernyataan pers mengenai situasi di Tano Batak, yang terkait dengan aktivitas PT Toba Pulp Lestari (TPL). Berikut adalah poin-poin utama dari pernyataan tersebut:
1. BATAK CENTER meminta pemerintah untuk menghentikan eskalasi kekerasan dan memprioritaskan keselamatan manusia.
2. Mereka mendesak PT TPL untuk melakukan verifikasi transparan dan akuntabel terhadap status kawasan yang disengketakan.
3. BATAK CENTER menyerukan moratorium atas kegiatan eksploitasi/eksplorasi lingkungan di Tano Batak.
4. Mereka meminta PT TPL untuk mengganti jenis tanaman eucalyptus dengan spesies yang lebih ramah lingkungan.
5. BATAK CENTER berharap PT TPL menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
6. Mereka mendorong dialog multipihak yang jujur dan konstruktif untuk menyelesaikan konflik.
7. BATAK CENTER menegaskan bahwa setiap pihak harus bersikap transparan dan proaktif dalam menyelesaikan konflik.
8. Mereka mendorong kajian mendalam mengenai model ekonomi masa depan bagi kawasan Danau Toba.
9. BATAK CENTER menggarisbawahi rekomendasi Komnas HAM untuk PT TPL.
10. Jika PT TPL tidak memenuhi temuan Kementerian LHK dan catatan BATAK CENTER, maka BATAK CENTER akan mendesak pemerintah untuk membekukan izin usaha PT TPL.
Pernyataan ini dikeluarkan di Jakarta, 23 November 2025.
