DPP Parsadaan Parna Indonesia 2026-2030 Dikukuhkan
Hadir dalam acara pengukuhan pengurus DPP Parna Indonesia ini, sejumlah tokoh Parna seperti Rafidin Simbolon, anggota DPR RI dari fraksi PDIP, Mayjend TNI (purn) Mahidin Simbolon, Pdt Dr. Victor Tinambunan, Ephorus HKBP saat ini, yang juga merupakan pomparan Parna dari Bolon Tua. Pada kesempatan itu Pdt Victor Tinambunan, mengatakan sebagai keturunan Parna dirinya ikut bangga karena satu satunya kelompok marga Batak di dunia yang paling banyak anggotanya namun tetap menjunjung tinggi prinsip sisada anak sisada boru dan selalu mengingat petuah/tona ni opputta Raja Naiambaton “tung naso jadi masiolian/masibuatan sesama pinompar ni Parna”, mari kita syukuri sebagai kearifan lokal yang sangat relevan dengan iman Kristiani.
Cornel Simbolon, setelah dilantik menjadi Ketua Umum PPI, pada saat itu juga melantik dewan pengurus pusat yang akan mendukungnya untuk melaksanakan amanat Kongres Parna Indonesia yang dilaksanakan pada Januari 2026 lalu di Jakarta yang mengamanatkan program kerja PPI yakni sebagai wadah bersama pomparan Parna dalam merajut kebersamaan, kepedulian membangun sinergi demi kemajuan masing-masing individu sebagai bagian integral Parna itu sendiri. Sebagai organisasi sosial, Cornel Simbolon tidak menampik bahwa PPI sebagai organisasi sosial, yang bukan bersifat komersil atau dengan kata lain organisasi nirlaba. “ Jadi mengurus organisasi marga ini adalah pengabdian dan kepedulian terhadap warisan leluhur kami Parna. Jadi kalo pun ada yang berbeda pendapat dalam PPI itu adalah lumrah dalam iklim demokrasi yang sudah jauh tertanam sejak jaman dahulu dalam tatanan masyarakat Batak. Kami akan menjalankan program PPI sebaik mungkin, dengan melupakan perbedaan, dan mengedepankan kebersamaan, jika nanti hasilnya sudah terlihat positif, pasti yang berbeda pendapat itu akan bisa menerimanya dan kembali bersatu dalam satu pemahaman,” jelas Cornel Simbolon.

Senada dengan ketua umum PPI, Sekjen PPI yang terpilih Jonny Buyung Sidabutar, yang juga menjadi ketua panitia dalam acara pelantikan tersebut, berujar, bahwa program utama dari DPP PPI ini adalah mengkonsolidasi seluruh anggota Parna Indonesia dimana pun berada untuk saling bersinergi dan saling mendukung, mempersiapkan generasi muda Parna agar suatu saat layak dan kredibel tampil ke permukaan. “ Kami tidak ingin lagi terjebak dalam hal-hal perdebatan yang kurang produktif bagi Parna itu sendiri, seperti soal perbedaan Tarombo atau silsilah, tapi kami fokus memikirkan ke depan bagaimana Parna ini bisa lebih maju dari sekarang, sehingga keberadaan PPI ini dirasakan manfaatnya oleh pomparan Parna itu sendiri,” tukas Jhony Buyung.
Usai pelantikan acara pun dilanjutkan makan bersama, dengan hiburan para penyanyi dari pomparan Parna seperti Jimmy Simarmata dan kawan kawan. (Asdon Hutajulu)
