Jupryanto Purba Kembali Nahkodai BPH Purba Sigulangbatu 2026-2030;  Estafet Kepemimpinan Ditandai Penyerahan Pataka di Graha Girsang Bekasi

Tiga Pesan Moral untuk Purba Sigulangbatu Jabodetabek

Ketua Umum BPH Purba Sigulangbatu Periode 2026-2030, Dr (C) Jupryanto Purba, S.H., M.H., menegaskan semangat persatuan menjadi fondasi utama kepengurusan baru. Hal itu disampaikannya dalam sambutan selesai pelantikan.

Dalam sambutannya, Jupryanto menyapa para hadirin satu per satu. Mulai dari Dewan Penasehat dan Ketua Tua Punguan Purba Batu Borere se-Jabodetabek, jajaran Pengurus Purba Sigulangbatu, Panitia Pelantikan, hingga seluruh pomparan Sigulangbatu wilayah Bekasi dan Jabodetabek.

“Atas nama pengurus, hari ini kita bisa deklarasikan bahwa seluruh keturunan Sigulangbatu Bore se-Jabodetabek sehati dan sepikir, atau satahi saoloan. Karena proses pemilihan pengurus Purba Sigulangbatu dilandasi dengan kasih persaudaraan,” ujar Jupryanto.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada punguan haha doli lainnya yang hadir, seperti Punguan Pantombol dan Punguan Parhorbo, atas dukungan selama proses pemilihan hingga pelantikan.

Lebih lanjut, Jupryanto menyampaikan tiga pesan moral yang diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh pomparan Purba Sigulangbatu ke depan, agar semakin peduli dan semakin mengasihi dalam persaudaraan.

Pertama, tentang hikmat dalam bertindak. “Segala sesuatu boleh kita lakukan. Tapi ingat, apa yang kita lakukan jangan sampai merugikan dirimu sendiri dan orang lain. Karena semua yang kita lakukan belum tentu berguna bagi diri kita sendiri maupun orang lain,” katanya, mengutip 1 Korintus 10. “itulah yang harus kita lakukan di dalam menjalin persaudaraan kita,” lanjutnya.

Kedua, tentang kasih antar sesama. “Kita pomparan Purba Sigulangbatu harus saling mengasihi dan tidak boleh saling membenci. Mari kita bersama-sama untuk saling membahu dan tolong-menolong. Karena kita adalah satu tubuh dalam Kristus dan pemiliknya Yesus Kristus,” tegasnya. Ia mengutip 1 Yohanes 4 ayat 20: “Apabila kita menyakiti saudara yang kita lihat, maka sama kita menyakiti Yesus Kristus di dalam diri kita.”

Ketiga, tentang pengabdian kepada Tuhan. “Pesan moral yang ketiga dan yang terakhir, kita persembahkan kepada Tuhan sang Pencipta. Sukacita, kegembiraan rohani, perilaku yang benar dan jujur, serta pikiran yang lurus, benar, pikiran yang seturut Tuhan,” ucap Jupryanto menutup sambutannya. “Tuhan Yesus memberkati. Amin,” pungkasnya.

Pelantikan BPH Purba Sigulangbatu 2026-2030 ini diharapkan menjadi momentum baru untuk memperkuat solidaritas pomparan di wilayah Jabodetabek, di tengah dinamika kehidupan perantau. (Hotman)

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =