Laporan Pelaksanaan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) dengan Universitas Sumatera Utara
Tema: “Outlook Administrasi dan Kebijakan Pajak Tahun 2026”
Waktu dan Tempat: Ruang Teater, FISIP USU, 15 Desember 2025
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) dengan Universitas Sumatera Utara (USU) telah dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2025 di Ruang Teater, FISIP USU. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas outlook administrasi dan kebijakan pajak tahun 2026, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam pengelolaan pajak di kawasan Danau Toba.
Peserta:
– Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT)
– Universitas Sumatera Utara (USU)
– Pemerintah Daerah Sumatera Utara
– Instansi terkait lainnya
Agenda:
– Pembukaan dan sambutan oleh Ketua KMDT
– Presentasi oleh narasumber dari USU dan Pemerintah Daerah Sumatera Utara
– Diskusi dan identifikasi tantangan dan peluang
– Penutupan dan kesimpulan
Hasil Diskusi:
– Identifikasi tantangan dalam pengelolaan pajak di kawasan Danau Toba, antara lain:
– Kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak
– Keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia
– Konflik kepentingan antara pemerintah dan masyarakat
– Peluang dalam pengelolaan pajak di kawasan Danau Toba, antara lain:
– Potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan
– Pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal
– Peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak
Rekomendasi:
– Peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak melalui edukasi dan sosialisasi
– Pengembangan infrastruktur dan sumber daya manusia dalam pengelolaan pajak
– Penguatan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam pengelolaan pajak
Penutupan:
Kegiatan FGD Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) dengan Universitas Sumatera Utara (USU) telah dilaksanakan dengan sukses. Hasil diskusi dan rekomendasi akan digunakan sebagai acuan dalam pengembangan kebijakan pajak di kawasan Danau Toba.
Ketua Umum St. Edison Manurung, S.H., M.M mengatakan, laporan pelaksanaan kegiatan ini disusun sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi atas pelaksanaan kegiatan FGD, sekaligus sebagai dokumentasi resmi yang memuat rangkaian kegiatan, capaian tujuan, partisipasi para pemangku kepentingan, serta hasil dan rekomendasi yang dihasilkan dalam forum ilmiah tersebut.
Kegiatan FGD ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemikiran dan perspektif dari unsur akademisi, pemerintah, aparat penegak hukum, praktisi perpajakan, dunia usaha, serta organisasi masyarakat sipil, dalam rangka merumuskan pandangan dan rekomendasi kebijakan terkait arah administrasi dan kebijakan perpajakan nasional tahun 2026.
Ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Rektor Universitas Sumatera Utara beserta jajaran, para narasumber, moderator, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta yang telah memberikan dukungan, partisipasi aktif, dan kontribusi pemikiran sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses.
Akhir kata, kami berharap Laporan Pelaksanaan Kegiatan ini dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai pelaksanaan kegiatan FGD, serta menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi penyelenggaraan kegiatan serupa di masa yang akan datang. Semoga hasil dan rekomendasi dari FGD ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kebijakan perpajakan dan pembangunan nasional secara umum.
KMDT dan USU Gelar FGD tentang Outlook Administrasi dan Kebijakan Pajak 2026
Medan, 15 Desember 2025 – Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Outlook Administrasi dan Kebijakan Pajak Tahun 2026” di Aula Serbaguna FISIP USU. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas arah administrasi dan kebijakan perpajakan nasional tahun 2026 dan menghimpun pandangan strategis dari berbagai pemangku kepentingan.
FGD ini dihadiri oleh akademisi, pemerintah, otoritas perpajakan, aparat penegak hukum, praktisi, perbankan, dan masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi kerja sama kelembagaan antara KMDT dan USU dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“FGD ini menjadi ruang dialog yang konstruktif antara berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah administrasi dan kebijakan perpajakan nasional tahun 2026,” kata St. Edison Manurung, Ketua Umum KMDT.
Tujuan FGD ini adalah untuk menyusun dan menghimpun pandangan strategis terkait arah administrasi dan kebijakan perpajakan Indonesia tahun 2026, meningkatkan literasi dan pemahaman perpajakan, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antara KMDT, USU, pemerintah, otoritas perpajakan, dan sektor lainnya.
FGD ini juga menjadi momentum penguatan jejaring kelembagaan dan kontribusi sosial KMDT, termasuk partisipasi dalam kegiatan kemanusiaan melalui dukungan terhadap program USU Peduli.
