LAPORAN PELANTIKAN PENGURUS DPP KMDT DAN FOCUS GROUP DISCUSSION

Gedung Sriwijaya, Jakarta – 4 Desember 2025, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia menjadi saksi pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) periode 2025-2030. Acara ini juga dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas pengembangan kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata unggulan. Dalam sambutannya, Ketua DPD RI menekankan pentingnya peran KMDT dalam mengelola dan mengembangkan Danau Toba. “Danau Toba bukan hanya kekayaan alam, tapi juga identitas bangsa. Kita harus menjaga dan mengelolanya dengan baik,” ujarnya.

FGD ini membahas beberapa topik penting, antara lain pengembangan Toba Caldera Geopark, peluang pariwisata Taman Bumi Kaldera Toba, dan upaya konservasi alam. Para pakar dan pemangku kepentingan memberikan rekomendasi untuk memperkuat strategi pembangunan kawasan Danau Toba yang berkelanjutan.

Laporan ini disusun sebagai gambaran pelaksanaan pelantikan pengurus DPP KMDT dan FGD yang dilaksanakan pada 4 Desember 2025. Kami berharap hasil dari FGD ini dapat mendorong pengembangan yang lebih baik untuk kawasan Danau Toba di masa yang akan datang.

Dalam sambutannya, Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, menekankan pentingnya peran KMDT dalam mengelola dan mengembangkan Danau Toba. “Danau Toba bukan hanya kekayaan alam, tapi juga identitas bangsa. Kita harus menjaga dan mengelolanya dengan baik,” ujarnya.

FGD ini membahas beberapa topik penting, antara lain pengembangan Toba Caldera Geopark, peluang pariwisata Taman Bumi Kaldera Toba, dan upaya konservasi alam. Para pakar dan pemangku kepentingan memberikan rekomendasi untuk memperkuat strategi pembangunan kawasan Danau Toba yang berkelanjutan.

“Danau Toba bukan hanya destinasi wisata, tapi juga ruang hidup, peradaban Batak, dan ekosistem yang menyangga masa depan. Pembangunan di Danau Toba harus berpihak pada manusia dan menghormati alam,” kata Sultan Baktiar Najamudin.

FGD ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan, serta memperkuat peran KMDT dalam mengelola Danau Toba.

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 5 =