Museum Batak Raya Segera Dibangun, BATAK CENTER dan Pemkab Toba Tandatangani MoU
Suaratapian.com-Dewan Pengurus Nasional (DPN) BATAK CENTER dan Pemerintah Kabupaten Toba dalam hal ini Bupati Toba menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Sekretariat BATAK CENTER, Jakarta, Senin (13/04/2026). Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua Umum DPN Batak Center, Sintong Maruap Tampubolon, dan Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan melestarikan budaya Batak. BATAK CENTER telah memiliki beberapa program, seperti festival budaya ulos Batak dan kejuaraan lagu Batak popular, juga bekerja sama dengan Prodi Sastra Batak Universitas Sumatera Utara (USU) untuk melestarikan bahasa dan aksara Batak. Tahun 2025, memperjuangkan Ulos Batak diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia.
Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat meningkatkan kemajuan budaya Batak dan meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Toba.
Hadir puluhan tokoh. Sementara itu, Pemkab Toba diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Lema Pardede dan Kepala Bagian Pemerintahan Saut Sihombing. Dalam sambutannya, Ketua Umum DPN BATAK CENTER, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Bupati Toba yang telah menerima audiensi jajaran DPN Batak Center sejak Juli 2025 lalu. “MoU ini merupakan wujud sinergitas nyata antara masyarakat Batak dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya kerja sama ini dalam melestarikan budaya Batak dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Toba. Salah satu proyek yang akan dijalankan adalah pembangunan Museum Batak Raya, yang diharapkan dapat menjadi pusat pelestarian budaya Batak. Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu, juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung program-program Batak Center. “Kami siap bekerja sama dengan BATAK CENTER untuk meningkatkan kemajuan budaya Batak dan meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Toba,” katanya.
