Pertemuan Bersejarah Kelompok Marga Siopat Ama dengan Tulangnya Pandiangan

Setelah Sijabat menikahi istri abangnya boru Pandiangan, dan dikaruani seorang anak yang masih kecil, Sijabat pun meninggal dunia, sang istri boru Pandiangan pun dinikahi adik Sijabat, yakni Siadari. Hal yang sama pun terjadi dengan Siadari. Ia mengalami nasib yang serupa dengan kedua abangnya Sidabutar dan Sijabat. Siadari meninggal setelah dikarunia seorang anak yang masih kecil. Hingga akhirnya si bungsu Sidabalok menikahi istri ketiga abangnya. Itulah sebabnya keturunan mereka disebut Siopat Ama dari satu istri boru Pandiangan. Hikayat ini diperkirakan sudah terjadi sekitar 500 tahun lalu. Dan selama itu pula hingga kini masih banyak keturunan Siopat Ama yang belum mengetahui Tulang mereka adalah Pandiangan. Demikian juga sebaliknya banyak marga Pandiangan yang belum mengetahui ada namboru mereka yang melahirkan marga Siopat Amat.

sebagian kelompok Marga Siopat Ama.

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 + 3 =