Sambutan Direktur Penjamin Mutu Sekolah Prestasi Prima di Wisuda ke-9

Oleh: Dr. Wannen Pakpahan, M.M

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua, dan puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, tentunya atas segala limpahan rahmat dan hidayahNya. Kita masih diberi nafas kehidupan, kita masih diberi waktu, dan satu hal yang luar biasa kita masih diberi kesehatan untuk melaksanakan acara wisuda Sekolah Prestasi Prima di hari yang bahagia ini.

Yang saya hormati bapak Erik Hadi Saputra. Ini mitra yang luar biasa, motivator yang luar biasa. Terima kasih Pak Erik telah hadir bersama-sama dengan para wisudawan hari ini.

Yang kami hormati juga seluruh mitra dunia usaha, dunia industri yang luar biasa, yang saya tidak dapat sebut satu persatu. Terima kasih atas kehadirannya.

Yang saya hormati, tentunya para orang tua yang luar biasa, yang menghadiri wisuda putra-putri kita pada hari ini.

Yang saya hormati juga ibu Ketua Yayasan yang selalu ceria ini. Orang yang paling hebat yang luar biasa tentunya di dalam pengelolaan Sekolah Prestasi Prima. Tepuk tangan untuk ibu Ketua Yayasan.

Yang saya hormati juga Kepala SMA Prestasi Prima, Bapak David Hamonangan.

Yang saya hormati juga bapak Kepala SMK Prestasi Prima, Bapak Hendri Kurniawan serta para manajemen Sekolah Prestasi Prima, dan bapak ibu guru serta pegawai Sekolah Prestasi Prima yang sangat luar biasa.

Dan yang saya banggakan, saya sayangi anak-anakku tercinta, para lulusan Sekolah Prestasi Prima, baik SMA maupun SMK yang akan diwisuda hari ini.

Bapak dan Ibu yang saya hormati, wisuda kali ini tentunya dari tahun ke tahun adalah wisuda yang sangat luar biasa. Kenapa luar biasa, yang pertama tempatnya luar biasa, bapak dan ibu tepuk tangan kepada panitia penyelenggara, tentunya nggak banyak sekolah, nggak banyak juga perguruan tinggi yang bisa melaksanakan wisuda di tempat ini. Kemudian Sekolah Prestasi Prima juga merasa bangga bahwa, siswa-siswi atau lulusan yang akan di wisuda hari ini adalah wisudawan terbanyak.

Pada kesempatan ini tentunya yang pertama saya mengucapkan selamat dan sukses kepada anak-anakku, sekalian yang telah menyelesaikan pendidikannya dengan baik, tadi menurut laporan kepala sekolah bahwa kalian lulus 100%.

Selamat sekali lagi dan sukses baik Bapak dan Ibu yang saya hormati, khususnya para orang tua. Waktu tiga tahun rasanya tidak lama. Baru saja, kalau kita sejenak melihat ke belakang, Bapak dan Ibu mendaftarkan anak-anaknya tiga tahun yang lalu, kemudian awal mulai Covid selama hampir tiga tahun.

Dr Wannen Pakpahan MM; Jika Gen Milenial dan Gen Z Mau Berhasil, Miliki Kecerdasan Ketahanmalangan

Saat ini anak-anak kita sudah diwisuda, tentunya waktu terus berlalu, dari waktu ke waktu ini tentunya Bapak dan Ibu menitipkan putra-putrinya di Sekolah Prestasi Prima, kami lakukan proses penggemblengan terhadap anak-anak kita dengan moto “If Better is Possible Good is not Enough” Jika ada yang lebih baik, maka baik saja tidaklah cukup. Ini moto tentunya yang sudah terus-menerus setiap hari, setiap detik mengalir di jiwa anak-anak kita.

Oleh karena itu, Bapak dan Ibu, kita tentunya merasa bersyukur Bapak dan Ibu menitipkan putra-putrinya di lembaga pendidikan yang Bapak Ibu tentunya harapkan menjadi anak-anak yang hebat nantinya. Pada saat ini Bapak dan Ibu kami dari Yayasan Wahana Prestasi Prima segenap manajemen sekolah mengembalikan putra-putri kita Bapak dan Ibu setelah kami didik kurang lebih tiga tahun.

Apapun hasilnya kami sudah melakukan hal-hal yang optimal kepada putra-putri kita. Kalaupun ada hal-hal yang kurang berkenan yang Bapak dan Ibu rasakan, kurang memuaskan, maka pada kesempatan ini juga kami mohon maaf dan sekali lagi dengan senang hati anak-anak ini, putra-putri kita ini kami kembalikan ke pangkuan Bapak dan Ibu semuanya.

Dan, bagi anak-anakku sekalian. Anak-anakku sekalian, hari ini bukanlah segalanya. Ini adalah langkah memulai kehidupan baru bagi kalian anak-anakku sekalian. Ingat, kalian ini adalah generasi milenial, karakteristik milenial-Z itu, hampir begitu bangun tidur kalian berhadapan dengan teknologi informasi.

Sekolah Prestasi Prima adalah berbasis teknologi informasi, maka tentunya kami para guru-gurumu, kami dari segenap manajemen sekolah tidaklah khawatir melepas kalian di generasi ini. Kalian kami harapkan menjadi orang-orang yang terdepan di manapun kalian nanti berada. Generasi milenial-Z adalah generasi yang boleh saya katakan, generasi yang sangat canggih. Tadi semuanya kita sudah melihat bahwa kalian begitu melek berhadapan dengan teknologi informasi dan kalian di sekolah hampir setiap saat, hampir setiap detik kalian menghadapi hal-hal itu.

Maka bekal kalian sebenarnya sudah cukup menjadi orang-orang yang hebat menghadapi tantangan-tantangan di masa yang akan datang. Tetapi lebih dari itu anak-anakku sekalian, tadi sudah disampaikan, saya tentunya apresiasi kepada ibu yang menyampaikan tadi, dunia usaha dunia industri. Apapun ceritanya kita belajar dan belajar terus akhirnya kita akan bekerja. Tadi pengakuan testimoni daripada dunia usaha, dunia industri yang menyatakan, bahwa karakter itu adalah hal yang paling utama anak-anakku sekalian.

Kalian tentunya sudah dibekali dengan intelektual question, kecerdasan intelektual. Kalian sudah belajar dan belajar terus. Tetapi dibalik itu, tentunya tetap adalah karakter. Karakter ini perlu diasah setiap saat, setiap waktu. Maka tidak tidaklah salah setelah kalian lulus, setelah kalian nanti memasuki dunia baru, kalian jangan lupa mengasah kecerdasan spiritual.

Bahwa kecerdasan spiritual ini dimanapun kalian berada, utamakan kejujuran, sadar, bahwa Tuhan itu di mana saja ada. Maka pandailah bersyukur dalam situasi apapun. Kemudian jangan lupa juga diasah kecerdasan emosionalnya. Ingat, tentunya kalian kita ini hidup tidak sendiri. Kita ini adalah makhluk sosial, maka kita harus pandai-pandai bagaimana memanfaatkan kerjasama dengan orang-orang di lingkungan kita. Kita harus bisa berempati dengan orang-orang di sekeliling kita.

Selain itu, teruslah mengasah kecerdasan intelektualmu, jangan pernah berhenti belajar. Belajar tidak hanya di sekolah, di mana saja, kapan saja, itu perlu. Belajar dan belajar. Kemudian, salah satu hal anak-anakku yang kalian tidak boleh tidak asah adalah kecerdasan ketahanmalanganmu. Karakteristik tadi saya katakan adalah generasi milenial-Z ini adalah maunya serba instan, gampang. Bapak kepala sekolah tadi sudah menyampaikan ada gurumu yang pelit memberikan nilai, ada gurumu yang membebanimu dengan pekerjaan-pekerjaan rumah.

Tentunya kalian sudah teruji akan hal itu. Saya percaya kalian, ketahananmalangan kalian untuk menghadapi masa-masa yang akan datang ini sangat diperlukan, dan itu juga di Sekolah Prestasi Prima sudah diasah terus. Jadi ketahanan menghadapi kegagalan ini tentunya sangat perlu dalam kehidupan. Gagal itu adalah bukan akhir segalanya. Gagal itu adalah kesuksesan yang masih tertunda.

Dr Wannen Pakpahan MM; Menjadikan SMK & SMA Prestasi Prima Sekolah Bertaraf Internasional

Oleh karena itu, cari-cari-cari dan cari terus untuk mencapai kesuksesan. Maka perlu kalian dibekali tentunya. Pada kesempatan ini, ingat ada empat kecerdasan yang kalian terus harus asah, yang pertama kecerdasan intelektual, yang kedua kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional dan kecerdasan ketahanmalangan dalam menghadapi masalah. Jangan gampang menyerah. Kalau ada hambatan, kesulitan, cari solusi-solusi yang terbaik.

Sekali lagi, kami tentunya seluruh guru dan karyawan serta segenap manajemen sekolah dan manajemen, yayasan, ikut mendoakan kesuksesan kalian di masa-masa yang akan datang. Kami berharap tentunya beberapa tahun ke depan kami mendengar kalian ada menjadi pengusaha yang sukses, menjadi mungkin menteri, menjadi mungkin seorang dokter yang hebat.

Anak-anakku sekalian wisuda kali ini adalah bahwa kita secara menyeluruh mendoakan kesuksesan kalian ke depan. Sekali lagi anak-anakku selamat menempuh kehidupan yang baru semoga kalian menjadi anak-anak yang berhasil, anak-anak yang hebat di masa yang akan datang.

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

two × 4 =