Tim FPDHH Jakarta Disambut Hangat Masyarakat Humbahas

Suaratapian.com HUMBANG-Aksi nyata dari pengurus inti Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan (FPDHH) begitu terbentuk dan diurus legalitasnya di Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2020 sejumlah pengurus inti dari Jakarta seperti; Barita Purba (Ketua Umum), Hendry Lumban Gaol (Sekretaris), Hotasi Simamora (Bendahara), Yanto Sihotang, Janwar Lumban Gaol, Herbinto Manullang, Sadar Sinaga didampingi tim hukum FPDHH Exsaudi Simanullang, pulang untuk memberi semangat untuk masyarakat. Bak gayung bersambut, mereka disambut hangat tokoh masyarakat di Humbang Hasundutan (Humbahas). Ketua Umum FPDHH Barita Purba merasa terharu atas penyambutan para pejuang demokrasi yang ada di Humbahas tersebut.

Tampak hadir sejumlah tokoh masyarakat, M Manullang eks Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Humbang Hasundutan. Selain itu hadir juga dewan pembina Manahan Sihotang dan Aduhot Simamora tiba dan disambut puluhan masyarakat di Bandara Internasional Sisingamangaraja XII Silangit. “Kami menyambut kehadiran saudara-saudara kami, anak Humbang Hasundutan yang peduli demokrasi di Humbahas. Demokrasi harga mati untuk kemajuan Humbang Hasundutan,” ujar Aduhot mantan anggota DPRD Sumut ini. Kehadiran tim ini guna mensosialisi agar masyarakat melek politik, bahwa memenangkan Kotak Kosong atau Kolom Kosong soal harga diri. Sosialisasi ini dirasa penting untuk memberi pencerahan bagi masyarakat agar rakyat tahu kehadiran calon tunggal adalah menihilkan demokrasi. Padahal esensi demokrasi dari rakyat, oleh rakyak dan untuk rakyat.

Tokoh Masyarakat Humbang Hasundutan (Humbahas), Warluy Simamora,  mengatakan, kedatangan para anak rantau itu diharapkan dapat membawa semangat baru bagi seluruh pejuang demokrasi di Humbahas. Sebelumnya masyarakat pun sudah dengan rela memasang spaduk dan membuat posko-posko pemenangan Kotak Kosong. Selain dari Jakarta, tokoh perantau  asal Humbahas juga datang dari Kota Medan. “Para tokoh pendiri forum tersebut datang dari Medan dan Jakarta guna memberikan semangat untuk mensosialisasikan Kolom Kosong kepada masyarakat Humbahas,” katanya.

Kehadiran tim FPDHH juga untuk mengunjungi posko-posko yang telah didirikan masyarakat sendiri seperti di Desa Sihar Julu, Labu Ganjang, Sihar Bangun dan Lumban Sitogu di Kecamatan Lintong Nihuta. termasuk di Kecamatan Pakkat, Palilitan-Tarabitang dan sejumlah desa di 10 kecamatan yang ada di Humbahas.

“Atas nama masyarakat dan sahabat pejuang demokrasi Humbahas, kami menyambut para bapak yang kami anggap sebagai sahabat seperjuangan dalam menegakkan demokrasi di Humbahas di Bona Pasogit yang kita cintai. Kami ucapkan selamat datang, dan semoga kedatangan bapak-bapak membawa api semangat kami untuk menegakkan demokrasi di Humbahas. Itulah impian kita dan harapan kita semua,” ujarnya.

Tentu, beban di pundak FPDHH bagaimana mengajak masyarakat Humbahas agar jangan mau didikte oleh politisi busuk yang menjadikan Pilkada hanya boneka. Selain itu problem di masyarakat karena kerap diberikan togu-togu ro. Tentu harapan FPDHH agar masyarakat tak dininabobokan oleh kekuasaan yang menjerat, karena Calon Tunggal jelas adalah kemerosotan bagi demokrasi dan pengangkangan pada demokrasi itu sendiri. (HM)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.