Dr. Septinus Saa, Sos., M,Si: Membawa UNCEN Unggul, Menuju Universitas Riset Tahun 2030
UNCEN punya peluang
Namun Dr. Septinus Saa punya optimisme UNCEN punya peluang dalam pengembangan Ipteks terbuka luas bagi perguruan tinggi. Terbukanya kesempatan luas bagi Universitas Cenderawasih untuk berperan dalam masyarakat internasional seiring dengan perhatian dunia terhadap lingkungan. Terbitnya UU No.12 Tahun 2012 memberi peluang melakukan diversifikasi pendidikan akademik, vokasi, dan profesi. Dukungan pengembangan oleh pemerintah melalui skema BOPTN. Semakin meningkatnya kepercayaan publik terhadap Universitas Cenderawasih. Penugasan Pemerintah sebagai pusat unggulan pendidikan profesi guru.
Kemitraan dengan institusi baik di dalam maupun di luar negeri yang ditujukan untuk pengembangan kelembagaan dan tata kelola. Pembaharuan dalam sistem pendidikan, meliputi pembaharuan kurikulum secara profesional, penyusunan standar kompetensi lulusan yang berlaku secara nasional dan daerah menyesuaikan dengan kondisi setempat; penyusunan standar kualifikasi pendidik yang profesional; penyusunan standar pendanaan pendidikan sesuai prinsip pemerataan dan keadilan; pelaksanaan manajemen berbasis sekolah dan otonomi perguruan tinggi; serta penyelenggaraan pendidikan yang terbuka.
Sementara untuk pemberlakuan otonomi daerah khusus (Otsus), baginya, dibutuhkan kontribusi optimal dari UNCEN dalam rangka penyediaan sumberdaya manusia dan karya penelitian bermutu untuk mendukung pembangunan di tanah Papua. Kemajuan teknologi informasi sebagai kebutuhan pokok masyarakat, menuntut sumbangsih UNCEN dalam mengembangkan sistem informasi untuk meningkatkan pelayanan publik, kemudahan publikasi serta membangun jaringan yang lebih luas dengan alumni, institusi pemerintah dan swasta serta masyarakat yang lebih luas. Banyak tawaran beasiswa dan hibah karya ilmiah untuk mengembangkan bakat dan minat mahasiswa baik pada jenjang lokal, regional, nasional dan internasional. (Hojot Marluga)
