Dukungan Keluarga Pada Kaum Perempuan Sangat Penting Dalam Dunia Pelayanan
Ada selalu ucapan bahwa perempuan itu agak sulit memimpin. Padahal, kalau kita lihat kepemimpinan perempuan itu kan bisa merongoh hati, bisa memberi arahan, tidak otoriter. Justru lebih siip kelihatannya ketika perempuan memimpin. Apa konteksnya dalam memimpin, bagaimana sosok ibu muncul di pelayanan?
Memang banyak anggapan seperti itu iya, karena melihat bahwa keterbatasan perempuan dari segi emosi dan sebagainya, tetapi pada saat dia menjadi seorang pemimpin, sisi kelembutan seorang perempuan itu memang sangat dibutuhkan. Menurut saya, memang penting adanya sosok perempuan dalam kepemimpinan, dalam satu jajaran pimpinan pasti harus ada seseorang perempuan untuk menyeimbangkan.
Dalam ucapan-ucapan rohani selalu disebut perempuan itu tiang doa, juga disebut perempuan itu atau Ibu itu adalah arsitek jiwa dari anak-anaknya. Tetapi kalau kita melihat secara keseluruhan, perempuan itu kan juga banyak bergumul, tidak selalu sama masing-masing pengalaman perempuan itu sendiri. Pertanyaan bagaimana Inang mengaktifkan seluruh anggota dari Parompuan Distrik VIII agar mereka juga ikut aktif melayani?
Tentu, kami harus bersinergi dengan perempuan pengurus-pengurus perempuan di huria. Banyak yang kami lakukan yaitu; pembinaan-pembinaan baik dari segi rohani menumbuhkan iman percaya, kemudian memberdayakan mereka dalam hal kepemimpinan. Bagaimana menjadi seorang pemimpin perempuan, pemimpin Kristen yang baik itu kami lakukan training untuk beberapa perwakilan dari pengurus-pengurus yang mereka akan mentraining kembali jemaat di gerejanya, kemudian pembinaan ekonomi UMKM itu kami memang fokus kepada hal itu selama tiga tahun ini, program unggulan.
Pemberdayaan UMKM seperti apa, bisa disebutkan seperti apa?
Pelatihan UMKM untuk perempuan HKBP kami sudah menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Kemudian kami sudah bersama dengan kepala bidang Koinonia HKBP distrik telah mengadakan pertemuan dengan PGI biro perempuan dan anak untuk menindaklanjuti adanya pembinaan-pembina terhadap perempuan HKBP distrik di bidang UKM. Jadi yang sudah kami lakukan adalah membuat satu binaan-binaan kelompok-kelompok. Satu kelompok-kelompok yang rutin pembinaan itu. Kalau saya tidak salah tiga tahun lalu setiap tahun selalu ada program tersebut pembinaan itu bagaimana cara mereka membuat produk lalu sampai pemasaran dengan menggandeng juga Kementerian Koperasi dan UKM sehingga pada tahun yang lalu juga ada satu satu bantuan yaitu dari Kementerian UKM di mana Deputi Kementerian UKM itu langsung datang ke HKBP Distrik VIII memberikan arahan bagaimana seorang perempuan menjadi pelaku usaha yang baik. Kemudian kami juga mengadakan suatu pameran seperti kayak pameran sering di Jakarta, pameran-pameran besar jadi versi mininya. Sebutlah pameran, misalnya Inakraf (perusahaan yang mengerti bagaimana tantangannya untuk terus tumbuh dan berkembang, baik untuk pribadi maupun untuk sebuah usaha). Inakraf versi mininya. Inakraf itu dibuat di HKBP distrik delapan. Dan saya bersyukur tadinya timbul keraguan.
Apakah itu bisa dilaksanakan?
Ternyata mendapat dukungan besar dari praeses HKBP distrik delapan, dan seluruh pelayan HKBP distrik delapan. Untuk mengerahkan seluruh jemaat HKBP distrik untuk datang ke pameran itu sehingga hampir semua pelaku UMKM mungkin sekitar 100 lebih pelaku UMKM pada saat itu mereka sangat gembira karena barang-barang mereka laku, habis terjual, dan mereka mendapat order-order selanjutnya. Jadi, itu tujuannya, kami untuk memperkenalkan mereka, mereka menginginkan tahun depan dibuat lagi seperti itu. Puji Tuhan salah satu menurut saya suatu yang buat saya itu, niat baik. Niat baik ternyata banyak yang membantu sehingga pelaksana acara itu berlangsung dengan baik, dan kami mendapat dukungan juga dari salah satu bank pemerintah untuk membuat pameran seperti itu. Juga ada kerja sama dengan diakonia distrik. Kami membuat pelatihan menjahit gratis bagi jemaat. Jemaat perempuan yang benar-benar ingin meningkatkan keterampilannya dan ingin menjadikan menjahit menjadi salah satu cara untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Sudah empat batch yang kami latih, free semuanya dan sudah dibentuk sekarang satu kelompok yang berbakat untuk lebih diberdayakan lagi supaya bisa menghasilkan produk-produk yang bisa membantu perekonomian.
