Gereja yang Memberitakan Kabar Baik Injil Yesus Kristus
Injil yang Murni
Mimbar gereja seharusnya menjadi tempat di mana kasih, kebaikan, dan penerimaan Tuhan disampaikan, bukan murka dan kemarahan.
Perbedaan antara Injil yang murni dan injil yang tercemar sangat jelas. Injil yang sejati memberitahu kabar buruk tentang masalah manusia dengan Allah, lalu menyampaikan Kabar Baik tentang penyelesaian yang telah disediakan oleh Allah.
Paulus adalah contoh yang baik, dia memberitahu kabar buruk tentang manusia berdosa, lalu mengatakan “tetapi” dan menyampaikan Kabar Baik yang lebih besar. Ini adalah pola yang harus diikuti oleh gereja: memberitahu kabar buruk, lalu menyampaikan Kabar Baik yang lebih besar.
Efesus 2:1-9 adalah contoh yang baik, Paulus memberitahu bahwa kita adalah sasaran murka Allah, tapi kemudian dia mengatakan “tetapi” dan menyampaikan Kabar Baik tentang kasih dan rahmat Allah yang telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus.
“Kabar Baik selalu lebih besar daripada kabar buruk, karena kasih Allah lebih besar daripada dosa kita.”
Inilah kebenaran Injil Kristus yang sejati. Kita mempunyai utang rohani yang tidak mungkin terbayar, tapi Yesus Kristus telah melunasi utang kita dengan sempurna.
Rasul Paulus menyampaikan kabar buruk tentang situasi kita untuk membuat kita menyadari kebutuhan kita yang sangat besar, sehingga kita dapat menghargai Kabar Baik Injil Kristus. Jika kita tidak memahami betapa buruknya kondisi kita di luar Kristus, kita tidak akan dapat memahami betapa besarnya kasih Allah yang telah menyelamatkan kita.
Banyak orang Kristen tidak pernah memikirkan tentang murka Allah dan konsekuensi dari dosa, sehingga mereka tidak dapat menghargai Kabar Baik Injil Kristus. Tapi ketika kita menyadari kebutuhan kita yang sangat besar, kita akan dapat menghargai kasih Allah yang telah menyelamatkan kita.
“Kita tidak dapat menghargai Kabar Baik jika kita tidak memahami kabar buruk.”
Roma 3:23-24 dan Roma 6:23 adalah contoh yang baik tentang bagaimana Alkitab menyampaikan kabar buruk dan Kabar Baik.
Roma 3:23 memberitahu kabar buruk bahwa semua orang telah berbuat dosa dan telah hilang kemuliaan Allah, tapi kemudian ayat 24 menyampaikan Kabar Baik bahwa kita telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan Kristus. Ini adalah kasih karunia Allah yang luar biasa!
Roma 6:23 juga memberitahu kabar buruk bahwa upah dosa ialah maut, tapi kemudian menyampaikan Kabar Baik bahwa karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus Tuhan kita. Ini adalah perbedaan yang sangat besar!
Kita tidak dapat membayar utang kita kepada Allah, tapi Allah telah membayarnya dengan cuma-cuma melalui Yesus Kristus. Ini adalah Kabar Baik yang paling indah!
“Allah tidak meminta kita membayar utang, tapi Ia membayarnya untuk kita.”
