Lagi, Ma’had Al-Zaytun Berbagi Kasih dengan PEWARNA Indonesia

suaratapian.com JAKARTA-Ma’had Al-Zaytun atau Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun pimpinan Syaykh Dr. Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang kembali memberikan bantuan kepada anggota wartawan yang tergabung dalam wadah Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA). Kali ini, Al- Zaytun memberikan bantuan beras sebanyak 1 ton (100 karung dengan berat 10 kg) dan daging sapi 1 kwintal yang terbagi kedalam 100 kantong. Sebelumnya pesantren yang terbesar di Jawa Barat ini telah memberikan bantuan. Kali ini dalam rangka memperingati hari raya Idul Adha 1442 Hijriah, pesantren yang modern ini kembali menunjukkan kepedulian untuk wartawan Kristiani yang terdampak krisis akibat Covid-19.

Penyerahan diserahkan oleh Karim yang mewakili Al- Zaytun, pada, Selasa (20/07/221) di kantor majalah GAHARU di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat. Diterima langsung Ketua Umum PEWARNA Indonesia Yusuf Mujiono, dan didampingi Sekertaris 1, Tony Ermando, Ketua PD DKI Jakarta, Johan Pirtondi, dan Kordinator Pulau Jawa, Bali, NTB & NTT Horlas.

“Pertama-tama kami mengucapkan Selamat hari raya Idul Adha 1syawal 1442 H. Saya mewakili rekan-rekan Pewarna mengucapkan, terima kasih kepada Ma’had Al-Zaytun, terkhusus kepada Syaykh Dr. Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, perhatian yang begitu besar dan empatinya kepada kami semua yang tergabung di Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia yang sudah empat kali selama pandemi beliau begitu besar perhatiannya kepada kami,” ujar Ketua Umum PEWARNA itu.

Yusuf menambahkan, saat Pandemi kami merasa merasa tertolong. “Persaudaraan itu makin kami rasakan dan kami memandang beliau sebagai bapak kami yang selalu menjaga keberagaman dan salah satu konsen kami dalam merawat keberagaman kebinekaan Indonesia ini. Begitu pun berbeda bisa satu dalam kebersamaan yang telah terbukti,” ujar Pemimpin Umum majalah GAHARU.

Bahwa beliau, sebut Yusuf lagi, pendiri Al Zaytun tersebut sosok bangsawan. “Kami tak salah menyatakan bapak Panji Gumilang bapak keberagaman dan toleransi keberagaman, walaupun kita beda-beda suku maupun agama, tetapi beliau mendorongnya untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai toleransi.”

“Walaupun kami sudah mendapat beberapa ton beras, tetap Al Zaytun masih membantu. Oleh karena itu, mewakili rekan-rekan wartawan Nasrani, kami mengucapkan terimakasih atas perhatiannya kepada kami, pekerja media, dan menanyakan bagaimana kondisi rekan-rekan Pewarna. Itulah membuat kami terharu dan amat bangga,” ujar Yusuf. (HM)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.