Pesan Kebaktian PSSAB Jabodetabek, Mendengungkan Kembali Tona Ompu Situmorang

Suaratapian.com-Partangiangan Bonataon 2022 atau Kebaktian Awal Tahun Parsadaan Situmorang Sipitu Ama dohot Boruna (PSSAB) wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (JABODETABEK), pada, hari Minggu, 30 Januari 2022 dengan meriah. Bertempat di Gedung Sopo Marpingkir HKBP, Jalan Damai, Pulo Gebang, Jakarta Timur. Pesta Bona Taon PSSAB Se-Jabodetabek yang dihadiri antusias keturunan Situmorang Se-Jabodetabek. Perlu juga diberi tahu, perayaan awal tahun dalam budaya Batak Toba dikenal dengan nama Bona Taon. Bona Taon secara harafiah artinya awal tahun. Secara filosofi, orang Batak Toba mengartikannya syukuran kekeluargaan menapaki awal tahun, Tahun Baru.

Bona Taon PSSAB Jabodetabek ini dimulai dari kebaktian ibadah gerejani. Doa pembuka dilayankan pendeta Jonas Sitohang, doa syafaat dilayankan oleh Dr Lasmaida S Gultom SE, MBA, pejabat di lingkungan Otoritas Jasa Keuangan. Sementara firman Tuhan disampaikan oleh Pdt Marnangkok Situmorang dari gereja GKPI. Menariknya MC dari dua paniaran atau istri Situmorang yaitu, Vanda Hutagalung dan Dessy Natalia boru Sitorus.

Pun saat prosesi Bona Taon digelar meriah dengan tampilan Naposo Bulung Situmorang Se-Jabodetabek, membawa Pataka PSSAB Jabodetabek diiringi penari, tujuh membawa pataka kecil mewakili ompu tujuh yaitu; Lumban Pande, Lumban Nahor. Tuan Suhut Nihuta, Tuan Ringo, Dori Mangambat Sitohang Uruk, Raja Itubungna Sitohang Tonga-tonga, Ompu Bonani Onan Sitohang Toruan, ditambah sebelas orang (11) membawa bendera yang mewakili wilayah. Acara dilanjutkan menyanyikan lagu mars Sipitu Ama, dan dibacakan Tona ni Ompu Situmorang yang dibaca Tiodorus Situmorang, Ketua PSSAB Jakarta Utara.

Acara ini dihadiri banyak tokoh Situmorang. Di antaranya hadir Irjen. Pol. Ricky Herbert Parulian Sitohang, S.H. adalah seorang Purnawirawan Polri yang sebelumnya menjabat sebagai Sahlijemen Kapolri. Ricky, lulusan Akpol 1983 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Acara ini juga sekaligus pengantian ketua, dari Edwin P Situmorang ke Palmer Situmorang. Sebagai Ketua Umum yang baru, Dr Palmer Situmorang mengajak agar seluruh keturuan Situmorang Sipitu Ama saling bahu membangun membangun PSSAB Jabodetabek. Terpilihnya Dr. Palmer Situmorang sebagai ketua PSSAB Jabodetabek sudah tentu disambut seluruh anggota, bukan saja karena dikenal familiar di kalangan advokat di Tanah Air, tetapi sosok yang dikenal kredibel dan berintegritas. Sosok pemimpin yang mampu merangkul dan memberdayakan seluruh potensi keturunan Situmorang Sipitu Ama.

Oleh karena itu, Palmer mengajak, agar seluruhnya guyup kembali dalam melayani PSSAB. “Mari utuh dalam arti yang sebenarnya, dalam arti yang material. Tidak berpura-pura. Saling menghormati. Semuanya harus butuh sinergi dan kerjasama  dengan baik, harus saling menghormati, harus saling menjaga, harus saling mengayomi. Harapan saya mengaktifkan semuanya organ-organ Situmorang Suhut Nihuta dan Situmorang Sipitua Ama,” ujarnya.

Terkait friksi-friksi yang ada, dia menyadari ada sedikit riak, namun persaudaraan tak boleh terganggu atau pecah oleh karena itu. “Kita butuh Situmorang yang kokoh. Persaudaraan yang menyatu. Jauh sebelumnya nenek moyang Situmorang sudah memikirkan hal-hal seperti ini. Kita punya landasan filosofis tentang kehidupan yang bersatu, saling membangun. Persatuan harus dipelihara, dan tanpa pemeliharaan itu niscaya kita bisa kuat dan kokoh. Maka apa yang dipesankan baik dalam firman Tuhan maupun yang dipesankan Ompu Tuan Situmorang untuk bersatu harus dihidupi,” ujar ahli hukum yang juga salah satu pendiri dari Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), dan pengacara yang pernah ditunjuk SBY sebagai Pengacara Cikeas.

Sementara itu, Edwin Pamimpin Situmorang sebagai mantan ketua juga berharap dalam kepemimpian ketua yang baru, Dr Palmer Situmorang dan menyebut, “Saya yakin di kepemimpinan adik saya Dr Palmer Situmorang dan inang boru Siagian, bisa memimpin PSSAB Jabodetabek dengan baik. Di masa kepemimpinannya makin lebih baik,” ujar mantan Deputi Menteri Menkopolhukam, ini. Sembari mengimbau agar seluruh keturunan Situmorang Sipitua Ama ingat pesan dari Ompu Tuan Situmorang.

Mengingat sejarah, Ompu Tuan Situmorang dihadapan cicitnya pernah menyampaikan amanah dengan menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat, panjang umur yang diberikan kepadanya, memanggil ketujuh cicitnya untuk diberi pasu-pasu (berkat), arnanah, pesan (Tona), nasihat dan menyampaikan hal-hal sebagai berikut: “Mulai sadari on paojakon ma hamu gabe anakku, Jala au amamuna. Ingot hamu ma Tonangkon: Tong tong ma hamu sada. Sisada anak ma hamu si sada boru, juhut disapa ma di lulu anak, parbue na pir ma huntion di lulu boru. Anak dohot borumu ndang jadi masiolian. Borumu ndang jadi masitindian. Elek mahamu marboru, Somba marraja nitutur, Jala manat mardongan sabutuha.” Dalam bahasa Indonesia diterjemahkan: Sejak hari ini kalian dikukuhkan menjadi anakku dan aku menjadi ayah kalian. Ingatlah amanahku ini: Tetaplah kalian bersatu. Putra putri kalian adalah putra-putri bersama, kalian mempunyai satu tanggung jawab atas putra putri kalian. Putra putri kamu tidak boleh nikah sesamanya. Anak perempuanmu tidak boleh tindih menindih dalam pernikahan. Lembutlah hati kalian terhadap anak perempuan kalian, Hormatlah kepada pada hula hula (keluarga laki-laki dari istri), dan Baik-baiklah terhadap satu-sama lain (jangan ribut antara abang-adik satu marga).

“Kita tak boleh melupakan itu. Tugas menjaga kesatuan itu memang tak mudah, tugas berat. Tentu untuk membangun persaudaraan jangan pernah berada di tempat yang sama, karena kalau itu yang terjadi, maka tidak akan pernah bisa tercapai kedamaian. Yang di kanan ke kiri, yang ke kiri ke kanan, nantinya ketemu di tengah,” kata Edwin, yang juga Ketua Panitia Revitalisasi Tugu Ompu Tuan Situmorang di Desa Urat, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir berlangsung sukses dan meriah, yang digelar pada, 13-15 September 2019 lalu.

 Edwin menambahkan, revitalisasi yang dilakukan bukan hanya sekedar renovasi, tetapi pomparan Ompu Tuan Situmorang yang ada di seluruh nusantara bahkan belahan dunia lain, menjadikan momen ini sebagai suatu tanggung jawab kepada bangsa. “Sejalan dengan program pemerintah untuk menjadikan danau toba sebagai destinasi wisata internasional. Maka keluarga Situmorang ingin memberikan suatu peran serta, dukungan melalui program revitalisasi tugu Ompu Tuan Situmorang,” sebutnya. Diharapkan setelah membangun tugu ini sebagai sarana atau objek wisata yang kelak dirindukan para wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Danau Toba, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ir. Polma Situmorang mengatakan, partangiangan Pesta Bona Tahun ini dilakukan saat pergantian pengurus, yang sudah selesai kepengurusannya yaitu Edwin Pamimpin Situmorang digantikan dengan kepengurusan yang baru, Dr Palmer Situmorang. “Kami mendukung pemimpin yang baru Dr Palmer Situmorang,” ujarnya. Biasanya acara Bona Taon PSSAB Jabodetabek digelar di Senayan, namun oleh karena pandemic digelar, namun demikian, tetap berjibun saja yang hadir hampir dua ribuan orang tepatnya 1850 orang.

Polma menambahkan, di masa kepemimpinan Edwin P Situmorang sudah banyak berbuat dan berbakti di PSSAB sejak kepemimpinan tahun 2015. Memang oleh karena pandemic, yang mana seharusnya berakhir tahun 2020, molor satu tahun. Dan diharapkan pun dikepemimpinan Dr. Palmer Situmorang, advokat kondang itu bukan saja mampu menerima estafet kepemimpinan di PSSAB Jabotabek tetapi makin lebih baik lagi. “Dr Palmer terpilih menjadi ketua oleh karena jejak rekamnya adalah orang yang berhasil, baik intelektual dan kariernya. Maka sangat wajar dia yang memimpin PSSAB Jabodetabek,” jelasnya. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *