Profil Lengkap Nirwana Trio

suaratapian.com-Saat ini banyak sekali trio Batak bermunculan di berbagai sudut ibukota, bahkan berjibun lahir di  Jakarta. Tak sedikit trio-trio pesohor tersbut rintisan orang-orang mudah Batak. Sebutlah seperti Trio Elexis, Style Voice, Paloma Trio, Arghana Trio dan Nirwana Trio. Salah satu yang menarik Nirwana Trio group penyanyi Batak yang lumayan solid. Tentu bisa disebut kesolidan, selain satu kampung juga merupakan sebantaran, dari segi umur tak terlalu berbeda jauh. Personel Nirwana Trio adalah Pudan Sitorus, Rinto Situmorang dan Anjur Munthe. Trio ini berdiri sebagai group penyanyi, 1 Maret  2006. Group penyanyi asal Kabupaten Humbang Hasundutan ini, tepatnya dari desa di Kecamatan Dolok Sanggul. Pudan dan Anjur, keduanya berasal dari Desa Matiti, sedangkan Rinto dari Desa Sait Nihuta.

Pudan yang nama aslinya Mangalir Sitorus adalah awak yang lebih tua dari kedua rekannya. Pernah belajar di SMU Negeri 1 Dolok Sanggul, lulusan 1999. Menikah dengan Yantie boru Manalu. Sementara Anjur Munthe, dulu rambut tengkuk, menikah dengan Febriani Marulia boru Simanjuntak. Lulus dari  SMA Negri 1 Dolok Sanggul, lulus tahun 2000.

Sementara Rinto Situmorang menikah dengan Diana boru Manurung. Ketiganya adalah putera asal Kecamatan Dolok Sanggul,  Kabupaten Humbang Hasudutan yang meneroka karier di ibu kota Jakarta sejak tahun 2006. Eksistensi dan pembawaan suaranya yang rancak dalam melagukan lagu Batak dan juga Pop Indonesia membuat namanya kian tenar.

Profil Nirwana Trio di Suara Tapian Channel

Triad ini menghadirkan kualitas yang berbeda dan tentu dengan lagu-lagu yang dibawakan mereka selalu mendapat respon antusias dari para pengemar lagu Batak, baik anak muda pun orangtua. Alih-alih tak perlu diragukan lagi kualitas dengan perpaduan harmoni suara dan irama yang khas ketiganya, menguatkan, dan merogoh hati pendengar. Hingga kini sudah belasan tahun, mereka bisa bertahan hingga sekarang ini. Personil Nirwana Trio ini tim, pengiat seni yang terbentuk alamiah sejak di kampung, namun bukan kampungan sebagai sebutan yang sering tendensi pada asal kampung. Trio ini telah diberi MURI Indonesia atas eksistensinya di acara Lomba Cipta Lagu Batak yang diinisiasi Sukur Nababan, pada tahun 2021 lalu.

Suara dan iramanya selaras harmonis, hal itu telah terlatih sejak kecil. Masing-masing sudah menjejak diri sebagai orang yang diberi Tuhan talenta menyanyi. Seperi Pudan dan Anjur misalnya, jika ada acara perhelatan Natal di kampungnya sudah terbiasa mau menyanyi. Bahkan, sebelum meneguhkan diri jadi jadi group musik, ketika sempat mengerjakan pekerjaan yang bukan passionnya. Sebutlah Mangalir dulunya sempat menjadi penjual koran di ujung Jalan Ampera, Cilandak, Jakarta Selatan Bersama saudaranya.

Tentu yang berkecambah kemudian setelah teguh dalam mengembangkan talenta dan membangun kekompakan, menjaga militansi tim, perpaduan suara, harmonisasi dan saling memahami karakter masing-masing. Maka secara kualitas vokal dan aksi panggung mereka prima. Hal itu tak diragukan lagi. “Ritme dan melodi datang secara alami kepada mereka bertiga, juga harmoni, kerja sama tim di Nirwana Trio.”

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 × five =