St Ir Monang Sirumapea MM Memberi Gagasan Pemikiran Dalam Diskusi tentang Anak di BATAK CENTER

Suaratapian.com-Masalah-masalah sosial yang terjadi pada anak kembali mencuak, terutama di kawasan Danau Toba. Masalah tersebut beragam baik dalam bentuk penyimpangan, tingkah laku yang tak patut dan pelanggaran terhadap norma-norma di dalam masyarakat. Atas permasalahan penyakit masyarakat yang belit anak dan yang dapat mempengaruhi mental anak ke depan maka dengan sigap BATAK CENTER menggelar diskusi bertema “Mengatasi Patologi Sosial Pada Anak.” Diskusi digelar di sekretariat BATAK CENTER, pada Senin, 24 Juli 2023.

Salah satu yang memberi tanggapan dan memberi pemikiran dalam diskusi itu adalah St Ir Monang Sirumapea MM. Dia memberi gagasan pemikiran dalam diskusi tersebut agar rumah tangga dijadikan tempat untuk pembibingan mental terdahulu. Dan, bukankah ungkapan Batak menyebut, “sian jabu asa tu alaman, sian alaman asa tu balian.” Lagi menurutnya, demi kemajuan pendidikan anak di kawasan Danau Toba dimulai dari keluarga. Keluarga mesti menjadi pusat pendidikan yang pertama dan utama.

St. Ir. Monang Sirumapea, M.M Memberi Gagasan Demi Kemajuan Pendidikan Anak di Tanah Batak

“Lembaga paling penting adalah keluarga sudah pasti, sehingga kemudian baru sekolah, kemudian lembaga negara dan lembaga adat. Itu semua kategori penting sekali, oleh karena itu, kalau kita parsial tak mungkin bisa menangani ini, harus diselesaikan secara menyeluruh, holistik,” ujar sintua HKBP Jalan Jambu yang juga mantan pejabat di PLN ini.

Dia menambahkan, secara holistic dalam penyelesaian masalah itu bukan hanya diselesaikan tetapi dibedah. “Apakah terjadi karena kemiskinan, tadi sudah disingung apakah ada karena kurang pastoral. Tujuan pokoknya bagaimana menyelesaikan masalah anak ini,” ujar pengurus Lansia HKBP Distrik Jakarta, ini.

Dia juga tambahkan peran gereja penting. “Di HKBP Jalan Jambu saya terlibat membina pemuda, saya katakan kalian itu adalah yang mempunyai gereja sekarang, sehingga mereka semangat karena kalau kami ini sudah umur. Siapa yang mau menangani ini artinya kalian. Oleh karena itu jadi dari ibadah itu kami kumpulkan kemudian mereka mulai berlatih dan lain sebagainya sehingga tidak sempat ke mana-mana,” ujar Anggota Komisi PGI DKI Jakarta Komisi Hubungan Antar Agama dan Kehidupan Publik, ini.

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 + 17 =