Doa Bersama, Tradisi Luhur Keturunan Raja Silahisabungan Berangkatkan Panitia Pelaksana

Keturunan Raja Silahisabungan mengadakan, acara Partangiangan Paborhathon Panitia Bolahan Amak (Doa bersama memberangkatkan panitia pelaksana pesta) di Aula Gereja HKBP Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (29/10/21). Acara ini dihadiri oleh perwakilan Panitia Pelaksana Pesta Partangiangan dan Budaya Luhutan Bolon Parsadaan Ualu Turpuk Pomparan Raja Silahisabungan Se-Indonesia dan perwakilan dari 8 Turpuk/Keturunan Raja Silahisabungan: 1. Loho Raja. 2. Tungkir Raja. 3. Sondi Raja. 4. Butar Raja. 5. Dabariba Raja. 6. Debang Raja. 7. Batu Raja. 8. Tambun Raja.

Perwakilan yang hadir memang dibatasi mengikuti protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Tema yang disampaikan oleh Pendeta yang membawakan khotbah diambil dari Mazmur 133;1 yang berbunyi: Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!

Pesta Partangiangan dan Budaya Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan ini digelar dari tahun ke tahun oleh 8 putra keturunan Raja Silahisabungan yaitu Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Dabariba Raja Debang Raja, Batu Raja dan Tambun Raja yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Bahkan, rekor ini sudah mendapatkan penghargaan dari MURI pada tahun 2017. Pesta syukuran ini dilaksanakan sebagai wujud ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat-Nya kepada Pomparan Raja Silahisabungan dan juga sebagai simbol persatuan dan kesatuan untuk melestarikan nasehat yang diwariskan Raja Silahisabungan serta momen untuk menjalin tali silaturahmi dan kepedulian terhadap Bona Pasogit Silalahi Nabolak.

Sesuai gilirannya, Turpuk Dabariba Raja menjadi bolahan amak (panitia pelaksana) acara Pesta Partangiangan dan Budaya Luhutan Bolon Parsadaan Ualu Turpuk Pomparan Raja Silahisabungan Se-Indonesia yang berlangsung di Silalahi Nabolak, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten DAIRI-Sumatera Utara pada tanggal 13-14 November 2021 yang diketuai oleh Ir. Wilmar Sidabariba, MT.

Tradisi pesta tahunan keturunan Raja Silahisabungan yang berlangsung di Silalahi Nabolak ini merupakan agenda acara yang membanggakan dan dirindukan oleh keturunan Silahisabungan. Setiap tahunnya, keturunan Raja Silahisabungan yang tinggal di berbagai daerah termasuk di luar negeri datang berbondong-bondong pulang kampung ke Silalahi Nabolak.

Kegiatan pesta tahunan ini pun sudah sering diliput dan menjadi pemberitaan yang meluas di tengah-tengah masyarakat. Dan yang menarik untuk diulas pada kesempatan ini adalah acara Partangiangan Paborhathon Panitia Bolahan Amak yang mengawali pemberitaan ini.

Sebelum puncak acara di Silalahi Nabolak, sudah menjadi tradisi luhur keturunan Raja Silahisabungan untuk mengambil waktu khusus berkumpul bersama dan mendoakan panitia pelaksana yang akan berangkat ke Silalahi Nabolak dalam rangka mempersiapkan kegiatan pesta yang akan dihadiri keturunan Raja Silahisabungan dari berbagai penjuru.

Acara diawali dengan kebaktian, lalu dilanjut dengan diskusi untuk memberikan masukan/dukungan kepada Panitia. Disinilah terlihat jelas bagaimana tradisi luhur keturunan Raja Silahisabungan yang patut untuk diteladani.

Hojot Marluga

Hidup Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.