Talenta yang Terabaikan: Mengapa Diam Lebih Jahat daripada Berbuat Salah

Kita juga dapat berperan dalam peperangan Tuhan dengan cara kita masing-masing, tanpa perlu menunggu perintah atau paksaan. Tuhan mencari orang-orang yang setia dan berani, yang siap untuk bertindak dan menjadi alat-Nya di dunia ini.

Beberapa orang terjebak dalam pertimbangan dan rasa takut, sehingga menghalangi mereka untuk bertindak. Namun, masih ada umat Tuhan yang dengan sukarela dan tanpa terpaksa, melakukan tugas pelayanan penginjilan.

Mereka tidak membiarkan zona nyaman menghalangi mereka, tapi justru maju dengan berani dan mempertaruhkan nyawa mereka. Mereka adalah contoh bagi kita semua, bahwa kita juga dapat membuat pilihan untuk bertindak dan menjadi alat Tuhan di dunia ini.

Kita tidak perlu menunggu keadaan yang sempurna, tapi kita dapat memulai dari sekarang, dengan apa yang kita miliki. Mari kita membuat pilihan untuk bertindak dan menjadi bagian dari penginjilan!

Mengabaikan adalah kunci untuk menghancurkan hubungan, baik itu pernikahan, persahabatan, atau bahkan pelayanan. Tidak perlu melakukan apa-apa, hanya dengan mengabaikan, kita dapat menghancurkan apa yang telah dibangun.

Tapi, kita juga dapat menggunakan kunci yang sama untuk membangun. Dengan memperhatikan, mendengarkan, dan melayani, kita dapat membangun hubungan yang kuat dan langgeng.

Matius 24:14 mengatakan, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahan.” Mari kita menjadi bagian dari pembangunan Kerajaan Tuhan, dengan membangun hubungan yang kuat dan melayani orang lain.

Mengabaikan adalah kunci untuk menghancurkan, baik itu pengetahuan, hubungan, atau pelayanan. Tidak perlu melakukan apa-apa, hanya dengan mengabaikan, kita dapat menghancurkan apa yang telah dibangun.

Tapi, kita juga dapat menggunakan kunci yang sama untuk membangun. Dengan membaca Alkitab, berdoa, dan melayani, kita dapat membangun hubungan yang kuat dengan Tuhan dan menjadi alat-Nya di dunia ini.

Matius 25:30 mengatakan, “Hamba yang tidak berguna itu, campakkanlah dia ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan tinggi.” Mari kita menjadi hamba yang berguna, yang melakukan pekerjaan Tuhan dengan setia dan tekun.

Tuhan Memanggil, Tuhan Memampukan

Tuhan tidak meminta kita untuk memiliki kemampuan atau kesanggupan yang luar biasa, tapi Dia meminta kita untuk berjalan dengan rendah hati dan setia.

1 Timotius 1:12 mengatakan, “Aku berterima kasih kepada Kristus Yesus, Tuhan kita, yang telah memberi aku kekuatan, karena Ia mempercayai aku dan mengangkat aku menjadi pelayan-Nya.”

Tuhan memanggil kita untuk melayani dengan setia, dan Dia akan memampukan kita untuk melakukan apa yang Dia inginkan. Kita tidak perlu takut, karena Tuhan ada bersama kita.

Mari kita bekerja sesuai talenta yang diberikan Tuhan kepada kita, dan kita akan melihat keajaiban-Nya dalam hidup kita. Tuhan memberkati kita!

Pelayanan yang padat ini menunjukkan bahwa Tuhan memiliki rencana yang indah untuk kita. Mari kita terus melayani dengan setia dan percaya bahwa Tuhan akan memampukan kita.

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 2 =