Warga Poso Kembali Menjadi Korban Pembantaian, GAMKI Desak Polri – TNI Tindak Tegas Para Teroris
GAMKI menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya empat warga atas tindakan terorisme yang sebelumnya sudah pernah terjadi pada akhir tahun 2020.
“Kami mempertanyakan bagaimana evaluasi program deradikalisasi yang dilaksanakan oleh BNPT. Kepala BNPT pada bulan Agustus 2020 lalu memberikan bantuan alat peternakan kepada eks napi teroris dan meresmikan rusun di Poso. Sayangnya saat ini, warga yang tidak berdosa masih menjadi korban pembantaian para teroris,” ujarnya.
Menurut Sufriadi, penanggulangan terorisme harus dilakukan secara adil dan komprehensif, salah satunya adalah dengan memberikan perlindungan dan jaminan keamanan kepada warga yang berada di wilayah rawan aksi terorisme.
“Di satu sisi kami meminta negara melalui Polri dan TNI untuk menindak tegas para pelaku aksi terorisme, sembari tetap memberikan program deradikalisasi yang terukur kepada eks teroris yang ingin kembali hidup bersama masyarakat. Namun di sisi lain, masyarakat umum harus diberikan jaminan keamanan. Sangat miris, eks teroris mendapat perhatian, namun warga baik-baik justru kehilangan nyawa,” ungkapnya.
