Ir. Janwar Lumban Gaol: Berkat Tak Selalu Materi Tetapi Kebahagiaan
Lalu, bagaimana mengintegrasikan dan mengolah data topografi survei seismik? Sudah tentu kemampuan yang dimiliki seorang yang bekerja jadi Survei Seismik harus juga lihai bidang fisika dan matematika. Lagi-lagi dari temuan mereka di lapangan itulah bisa diketahui di kedalaman berapa tanah mengandung minyak. Data temuan itulah nantinya yang dilaporkan untuk bisa kemudian dilakukan penggalian. “Sebelum dilakukan pengeboran besar data ini harus dipetakan seluruhnya,” ujarnya mantan project manager PT Elnusa Geosains Jakarta.
Selama sepuluh tahun di Elnusa, dia mendapat penghargaan atas dedikasi dan prestasinya, hanya kemudian krisis moneter tahun 1998 membuat perusahaannya terdampak. Hal itu membuatnya banting stir, lalu mencari lahan baru mencoba peruntungan jadi wirausaha. Dari Elnusa Janwar pensiun dini. Selain karena juga melihat peluang untuk naik jabatan sulit di Elnusa sulit. Tahun 2001 Janwar resmi mendirikan CV Tomon Raya Jakarta sebagai direktur, usaha di bidang pekerjaan umum. Bidang ini dipilihnya selain karena istrinya yang juga alumni Fakultas Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara, yang bertepatan salah satu direktur di PT Sumber Batu Group, milik Tarnama Sinambela.
Ternyata usahanya berjalan baik. Ada berbagai proyek ditanganinya. Kemandirian dari berusaha ini membuatnya banyak waktu mengembangkan usaha lain. Sebagai pengusaha, dia merasakan berbeda sekali sebagai karyawan dengan wirausaha. Tak seperti ketika karyawan di Elnusa, di bidang usaha dia bebas mengembangkan diri. Setelah usaha pertamanya berkembang, Janwar kemudian ikut mendirikan dua perusahaan PT Tona Mulia Jaya dan CV Selindos. Di dua perusahaan ini dia hanya sebagai komisaris.
Ketika ekonomi keluarga sudah stabil, baik, dia ingin juga berkontribusi bagi kemaslahatan, dimulai mengabdi bagi kemajuan kampung halaman. Seperti perumpamaan satu yang di sasar, dua yang kena. Bukan saja membantu kampung halaman dia pun tepilih menjadi anggota dewan. “Tujuan awalnya sebenarnya ingin mendirikan Peternakan Babi di kampungnya.” Oleh karena dia berlatar belakang pekerja sebagai survei, mengelola data penting, maka dalam rangka mengumpulkan data dia menggunjungi beberapa tempat peternakan untuk dipelajari.
